Menikmati makanan di restoran klasik Bandung


Restoran klasik
Bandung.merdeka.com - Kolonialisme Belanda tak hanya meninggalkan sejarah perjuangan kemerdekaan bagi Indonesia. Tetapi juga mewariskan bumbu racikan yang masih melekat hingga kini, terutama bagi warga Kota Bandung. Maka jangan heran jika ke Bandung Anda akan menemukan restoran Belanda yang menyajikan masakan dengan cita rasa otentik.
Seperti pada dua restoran Belanda ini, tak hanya menyuguhkan makanan asli dari negeri kincir angin tersebut. Kedua restoran klasik itu menawarkan interior ruangan yang kental akan ornamen peninggalan bangsa kompeni.
Indischetafel
Bila ingin melihat sisa rumah peninggalan Belanda, datang saja ke Jalan Sumatera No. 19 Bandung. Sebuah restoran bernama Indischetafel berbentuk rumah Belanda bergaya klasik.
Jika dilihat sekilas, tempat ini seperti layaknya museum. Bagian dalam rumah terdapat banyak barang lama peninggalan Belanda. Kompartemen ruangan rumah tersekat dalam beberapa bagian dan ditata secara apik.
Keramik bergaya tempo dulu menghiasi lantai itu dengan hiasan kuno memenuhi dinding setiap ruang. Ada baiknya Anda berkeliling dan menikmati gaya klasik tempo dulu di setiap sudut rumah yang bisa membuat takjub.
Lelah berkeliling, Anda bisa menikmati lezatnya lidah sapi saus keju dan iga asap ala Indischetafel.
Bloemen Kedai Rumah
Ingin mencoba tempat makan ala Belanda lainnya? Datang saja ke Bloemen Kedai Rumah di Jalan Boscha No. 45 Bandung. Di sana ada restoran dengan tulisan Masakan Indo Belanda yang mencolok.
Bloemen Kedai Rumah menawarkan dua pilihan bagi pengunjung jika ingin menikmati hidangan makan, di dalam atau di luar ruangan. Bagian yang paling menarik sebenarnya ada di bagian teras restoran. Karena angin sepoi-sepoi yang berhembus menjadi bonus waktu makan Anda. Saat ke sini, cobalah menu Bitterballen, Ayam Oma Mien, serta Sirloin Cream Sauce yang jadi menu andalan.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak