Selama Turnamen HWC 2016 Timnas Indonesia jadi buruan wartawan asing

user
Farah Fuadona 20 Juli 2016, 15:31 WIB
untitled

Bandung.merdeka.com - Tim Nasional (Timnas) Indonesia untuk Homeless Word Cup 2016 menjadi tim yang paling diburu wartawan luar negeri. Kemampuan Timnas di lapangan dinilai di atas rata-rata. Karakter tim juga dinilai unik.

“Kita mendapat respek dari negara lain dari awal sampai akhir. Wartawan selalu mengikuti kita selama bermain. Mereka tertarik dengan Indonesia, dari mulai rambutnya berwarna merah sampai telapak kaki difoto, permainan kita juga bagus,” tutur Wiradanu, anggota timnas asal Bali.

Di Timnas, Wiradanu betugas sebagai penjaga gawang bersama Eman Sulaeman. Eman sendiri menjadi salah satu anggota timnas yang menarik perhatian publik di sana.

Eman menjadi orang pertama dari kalangan difabel yang bermain pada ajang turnamen yang mengusung nilai-nilai kemanusiaan itu. Kedua kaki Eman tidak sempurna. Ia hanya mampu berdiri tegak dengan satu kaki.

Ada satu momen yang tidak bisa dilupakan Eman hingga kini sepulangnya dari Glasgow, Skotlandia, yang menjadi tuan rumah HWC 2016.“Pengalaman unik dan menyesal saya rasakan saat berada di sana ketika ada anak yang mau minta jersey saya tapi karena ada interveiw saya tak bisa ngasih. Sampai sekarang saya menyesal. Bukan karena pelit tapi karena tak ada lagi (jersey-nya),” tuturnya.

Menurutnya, respek penonton HWC di Skotlandia terhadap pemain Indonesia sangat bagus. Sampai tuan rumah pun memberikan dukungan kepada Indonesia.

Eman bersyukur akhirnya bisa berangkat ke Skotlandia dan kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat dan selamat. “Saya sangat terksan bisa ambil bagian mengikuti HWC. Terima kasih buat Rumah Cemara yang mendukung impian saya untuk bisa mengikuti HWC,” kata pria asal majalengka ini.

Kredit

Bagikan