Unpad undang Peneliti hadiri konferensi pengentasan kemiskinan

Deddy Mizwar bersama civitas akademika Unpad
Bandung.merdeka.com - Dalam rangka mengurangi kemiskinan di Indonesia dan dunia, sarjana, peneliti dan mahasiswa diundang mengirimkan makalah mereka terkait pengembangan praktis Integrated Microfinance Management (IMM).
Undangan tersebut dikemas International Conference Integrated Microfinance Management (IMM) for Sustainable Community Development (SCD) yang digelar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Padjadjaran (Unpad) di Grha Sanusi Hardjadinata (Aula) Unpad Jalan Dipati Ukur Nomor 35 Bandung, 19 - 22 September 2016.
“Acara ini dilatarbelakangi semakin meningkatnya minat dan kegiatan di bidang Integrated Microfinance Management di seluruh dunia,” ujar Direktur Tata Kelola & Komunikasi Publik, Soni Akhmad Nulhaqim.
Acara yang dibuka oleh Rektor Unpad Prof. Tri Hanggono Ahmad itu diharapkan bisa mengundang para sarjana, peneliti dan mahasiswa untuk berkontribusi dengan mengirimkan abstrak dan mempresentasikan makalah mereka terkait dengan teori, metodologi dan pengembangan praktis Integrated Microfinance Management (IMM) dalam rangka mengurangi kemiskinan di Indonesia dan di luar negeri.
Akan hadir sebagai pembicara Prof.Dr. Jan Slikkerveer (Leiden University), Loek E.H. Vredevoogd, M.Sc (Leiden University), Dr. Anak Agung Gde Agung, Dr. (H.C.) Martha Tilaar (Martha Tilaar Group) dan Drs. Bambang Ismawan MA (Bina Swadaya)
Kegiatan ini bertujuan untuk menyediakan media kontribusi bagi masyarakat sebagai realisasi dari United Nations Post-2015 Development Agenda for Sustainable Development Goals (SDG 2015).
Topik-topik yang dibahas meliputi, pendekatan dan model kemiskinan global dan pengurangan kemiskinan, metode dan teknik untuk pengukuran dan perbandingan kemiskinan, keuangan mikro, pengetahuan, pandangan dunia dan lembaga untuk pengembangan masyarakat berkelanjutan, pembiayaan syariah dan praktik untuk pengurangan kemiskinan dan pembangunan, IMM, Manajemen baru untuk jasa keuangan dan non-keuangan yang terintegrasi untuk pengurangan kemiskinan yang berkelanjutan.
“Nantinya International Conference Integrated Microfinance Management (IMM) akan membentuk Global IMM yang bekerja sama dengan para sarjana, mahasiswa, kalangan profesional dan lembaga untuk dokumentasi, diskusi dan saling bertukar pikiran dalam rangka pengembangan IMM di seluruh dunia,” kata Soni.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak