Aher minta Pertandingan PON bisa berhenti jika cuaca buruk

Aher saat istighasah meminta kelancaraan penyelenggaraan PON XIX
Bandung.merdeka.com - Pertandingan pada cabang olahraga (cabor) PON XIX/2016 Jawa Barat bisa dihentikan jika cuaca buruk atau ekstrem. Akhir-akhir ini kawasan Bandung dan sekitarnya memang kerap dilanda hujan deras.
Gubernur Jawa Barat selaku Ketua Umum PB PON XIX dan Peparnas XV 2016 Ahmad Heryawan (Aher) mengatakan, penghentian pertandingan terutama bisa dipertimbangkan untuk cabor sangat terpengaruh cuaca seperti olahraga aerosport, yakni gantolle, paralayang, terjun payung, terbang bermotor dan lain-lain.
“Tak masalah bila waktu pertandingan ditunda atau diundur demi keselamatan para atlet,” kata Aher melalui keterangan tertulis yang diterima Merdeka Bandung, Selasa (20/9).
Untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk akibat cuaca ekstrem tersebut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait keselamatan kontingen yang berlaga di cabor tergolong ekstrim.
"Kalau situasi atau cuaca berbahaya ya jangan ada pertandingan. Panpel ketika melihat cuaca berubah, lihat ada badai angin, ada angin kencang, cuaca buruk yang membahayakan ya stop, jangan ada pertandingan," tambahnya.
Hal itu diungkapkan terkait peristiwa seorang atlet Gantolle asal Sumatera Barat bernama Rizalul Pathani yang sempat dinyatakan hilang saat berlaga di venue Batudua, Cisitu, Kabupaten Sumedang, Minggu (18/9).
Saat bertanding, gantolle yang dikendalikan Rizalul tiba-tiba berubah arah karena cuaca yang kurang bersahabat. Ia terbawa angin hingga jauh keluar arena. Sekitar pukul 17.00 WIB, Rizalul ditemukan berada di sekitar semak di wilayah Desa Bangbayang, Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang, oleh seorang tukang ojek.
Panpel dan Basarnas segera melakukan evakuasi. Saat ini kondisi atlet Sumbar itu dinyatakan sehat tanpa cedera berarti.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak