PPMI ajak orang berbisnis tapi tak tunda salat

user
Muhammad Hasits 10 September 2016, 14:56 WIB
untitled

Bandung.merdeka.com - Untuk membentuk pribadi para wirausaha yang berkiblat pada ketentuan agama dengan tetap menjalankan perintah Allah SWT dan menjauhi larangannya, organisasi Perkumpulan Pengusaha Muslim Indonesia (PPMI) terus konsen memberikan pelatihan kepada anggotanya dan para pelaku usaha di Indonesia.

Pendiri dan Pembina PPMI Yudi Faisal mengatakan, sehebat apapun usaha yang dijalankan namun nyatanya para muslim ini melewatkan kewajibannya, hal tersebut hanyalah sia-sia semata. PPMI berupaya untuk mencetak pengusaha muslim yang tidak meninggalkan shalat jamaah di masjid.

"Tidak sedikit pengusaha yang justru saat azan malah menunda salat karena lagi tanggung atau malas. Nah, kami berupaya untuk mengubah itu semua ke arah lebih positif," ujar Yudi kepada Merdeka Bandung saat ditemui dalam acara seminat "Mengatasi Masalah Hidup Dengan Cara Allah SWT" di Gedung Pos Giro, Jalan Banda, Jumat (9/9).

Yudi menjabarkan, tugasnya kini tengah fokus membuat 4 juta orang untuk menjalankan usahanya dengan baik namun tetap bisa menjaga salatnya tepat waktu. Dengan tetap menjaga keimanan, para pelaku usaha ini diharapkan tak hanya mendapatkan keuntungan, namun usaha barokah.

Salah satu upaya yang dilakukan Yudi dalam PPMI adalah dengan menggelar seminar di berbagai daerah. Dengan rutin menyelenggarakan seminar ini, diharapkan semakin banyak lagi pelaku usaha yang bisa menjalankan ibadah salatnya tepat waktu dan tidak meninggalkan agama.

"Hal utama dalam gelaran seminar ini adalah bagaimana mengubah maindset para pelaku usaha. Kalau kita masih terbelenggu dengan dunia riba, kredit dan sebagainya, rezeki akan menjauh dari kita. Mencari untung tentu saja boleh, tapi jangan sampai para pelaku usaha justru mempraktekkan riba yang dilarang agama," jelasnya.

Untuk itu, Yudi mengajak para pelaku usaha untuk bergabung dengan PPMI. Hanya dengan membayar Rp 250 ribu saja, peserta akan mendapatkan banyak keuntungan. Salah satunya adalah mendapatkan motivasi harian sebelum menjalankan salat fardu, dhuha, dan tahajud selamanya.

Kredit

Bagikan