Sehari pengenalan sekolah, Menteri Anies sudah terima 186 aduan

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan
Bandung.merdeka.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan sudah melarang bentuk pengenalan lingkungan sekolah (PLS) dengan cara perpeloncoan. Tapi baru sehari PLS bergulir, Anies sudah mendapatkan ratusan laporan dugaan perpeloncoan.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 18 tahun 2016 disebutkan sekolah dilarang menerapkan perpeloncoan pada masa orientasi siswa (MOS) baru.
"Kemarin sudah ada laporan pengaduan mengenai (dugaan perpeloncoan). Kita terima jumlahnya mencapai 186 (laporan)," kata Anies saat ditemui di SMA Negeri 8 Kota Bandung, Selasa (19/7).
Laporan yang masuk pada Anies diterima lewat pesan singkat, email, dan portal yang tersedia Kemendikbud. Beragam kategori perpeloncoan yang dilaporkan, meski tanpa menyebut seperti apa perpeloncoan yang dimaksud.
Hanya saja dia menyebut salah satunya ada sekolah yang masih melakukan pola pengenalan sekolah di luar batas jam waktu. Sekolah jenjang SMA itu ditemukan di Bogor. Senior mengharuskan siswa dan siswi baru masuk pada pukul 05.00 WIB.
"Pagi tadi inspektur jenderal di sana Bogor. Terjadi seperti perpeloncoan, tugas dan atributnya kaya mempermainkan. Kami terjunkan langsung petugas Kemendikbud ke sana," ungkapnya.
Dia menyadari, tidak mudah memuat aturan baru yang harus diterapkan langsung di seluruh sekolah Indonesia. "Karena memang ada 78 ribu sekolah SD sampai SMA yang melaksanakan mulai ajaran baru. Kita tahu ini aturan baru, tapi masih saja ada yang belum melaksanakan," tandasnya.
Namun dia memastikan tidak ada korban dalam pengenalan lingkungan sekolah (PLS) ajaran 2016-2017 ini. "Sejauh ini gak ada korban. Tapi ada pelanggaran," ujarnya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak