Ternyata ini alasan yang membuat produk lokal kalah bersaing

Ilustrasi kemasan pada produk
Bandung.merdeka.com - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat, Hening Widiatmoko menjelaskan ada satu faktor yang membuat produk lokal kalah bersaing dengan produk asing, yakni perihal kemasan.
"Kemasan produk itu hal yang sangat penting, harus sangat diperhatikan. Sayang sekali kepedulian pada kemasan masih rendah," ujar Hening kepada Merdeka Bandung saat ditemui di Balai Pengembangan Perindustrian (Bapperin) Disperindag Jabar, Senin (23/5).
Seharusnya, kata dia, para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) harus sudah memperhatikan kemasan. Apalagi di tengah gempuran Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang membuat produk asing sangat mudah masuk ke Indonesia.
Minimnya perhatian terhadap kemasan ini karena dinilai mampu membebani biaya produksi. Padahal dengan kemasan yang baik dan cantik mampu menarik minat pembeli lebih tinggi ketimbang kemasan yang seadanya.
"Coba diperhatikan, kemasan itu jangan hanya dilihat soal higienitas tapi juga nilai dari produknya. Kemasan itu nilai tambah loh karena konsumen akan melihat kemasan dulu kan baru produknya secara visual ya," jelas dia.
Hening menyayangkan banyaknya produk yang sama namun dikemas kurang menarik padahal produk tersebut enak namun kurang laku karena kemasan tidak menarik. Itulah yang menjadi pentingnya kemasan untuk menarik orang beli.
"Saat ini sudah banyak sekali kemasan yang bisa dimanfaatkan. Seperti kertas karton atau kardus. Nah,dari situ seharusnya pelaku usaha lebih kreatif lagi dalam memberikan kemasan yang cantik, higienis, menarik, dan ekonomis," tuturnya.
Menyikapi pentingnya kemasan produk ini, Disperindag Jabar melalui kegiatan Diseminasi Pengembangan Kemasan Jawa Barat, berupaya meningkatkan pemahaman kepada pelaku usaha akan pentingnya kemasan.
Para pelaku usaha khususnya produk makanan, tekstil dan produk tekstil serta kerajinan yang akan difasilitasi lebih memiliki daya saing di pasaran global dengan cara memperbaiki desain kemasannya menjadi semakin menarik.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak