Waspada jalur tikus, BPKN minta pemerintah lebih perhatian

Ilustrasi perdagangan ilegal
Bandung.merdeka.com - Waspadai masuknya produk lewat jalut tikus atau jalur ilegal ke Indonesia, Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) berharap pemerintah lebih perhatian akan hal tersebut.
Ketua Komisi IV Bidang Kerjasama dan Kelembagaan BPKN Firman Turmantara mengatakan, hingga saat ini diyakini masih ada beberapa daerah yanh dijadikan jalur ilegal untuk masuknya produk dari luar negeri.
Meski era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sudah dimulai, pemerintah tetap harus memperhatikan produk yang masuk lewat jalur ilegal. Hal tersebut guna melindungi konsumen karena produk-produk tersebut biasanya tidak dijamin pengawasannya.
"Produk yang masuk lewat jalur ilegal itu tidak bisa dijamin pengawasannya seperti kandungan atau bahan yang digunakan pada produk tersebut," ujar Firman kepada Merdeka Bandung, Selasa (15/3).
Beberapa jalur tikus yang belakangan masih diramaikan produk luar negeri adalah Batam, Medan, serta Pontianak. Bahkan belakangan pihaknya menemukan barang dari Malaysia dan China di pasar tradisional dan modern di Pontianak.
"Bahayanya adalah barang yang masuk biasanya makanan, minuman, dan mainan. Untuk makanan dan minuman yang dikonsumsi itu tentu bahaya apalagi jika tidak diketahui komposisinya. Pengawasan harus dilakukan tentunya," jelas dia.
Pihaknya khawatir jika pada produk-produk tersebut mengandung bahan kimia berbahaya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak