Tahun ini ada 3 event skala internasional digelar di Bandung


Bandung.merdeka.com - Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) akan menggelar berbagai event dan festival untuk menarik wisatawan datang ke Bandung pada tahun ini. Untuk mengejar target 5,6 juta wisatawan pada tahun ini, setidaknya ada 10 acara yang akan digelar oleh Disbudpar Kota Bandung, di mana tiga di antaranya merupakan event berskala internasional.
Kabid Pemasaran Disbudpar Kota Bandung Kenny Dewi Kaniasari mengatakan tiga event berskala internasional yang akan digelar pada tahun ini yakni Asian African Carnival, Internaisional Photo Competition dan Music Conference.
Acara Asian African Carnival merupakan acara parade karval yang menampilkan atraksi budaya dari negara-negara di Asia Afrika. Rencananya event ini akan diselenggarakan pada bulan Mei 2016.
"Melihat kesuksesan event tahu lalu yang menyedot wisatawan asing, Kementerian Pariwisata menjadikan acara ini menjadi agenda tahunan. Acara ini akan digelar pada awal Mei," ujar Kenny kepada Merdeka Bandung, Jumat (19/2).
Sementara untuk event International Photo Competition merupakan acara kompetisi fotografi yang melibatkan peserta dari berbagai negara. Acara ini akan mengambil tema 'lovable bandung', di mana para peserta diminta untuk menampilkan beragam heritage kota Bandung dalam bidikan kamera. Baik berbentuk soft heritage seperti seni makanan budaya maupun hard heritage seperti bangunan-bangunan tua.
Menurut Kenny, event ini akan berlangsung pada bulan Oktober. Kompetisi akan berjalan selama satu bulan bersamaan dengan acara 'Milangkala Bandung Festival'
Pengumuman pemenang akan dilakukan setelah Light Fest yang akan menjadi penutupan seluruh rangkaian acara Hari Jaid Kota Bandung (HJKB) tahun 2016.
"Event International Photo Competition menjadi salah satu strategi pemasaran pariwisata kota Bandung dan juga pendukung acara HJKB ke 206," kata Kenny.
Selain itu, untuk event Music Conference rencananya akan digelar bulan September. Acara ini sendiri merupakan perhelatan konferensi musik indie yang diselenggarakan di Bandung.
Menurut Kenny, music tourism menjadi salah satu strategi perkembangan kepariwisataan di banyak kota di dunia. Terlebih lagi Kota Bandung memiliki potensi yang luar biasa dalam industri musik.
"Konferensi musik kita juga akan bekerja sama dengan teman teman komunitas musik dan dissuport oleh british council," ungkapnya.
Selain ketiga acara tersebut lanjut Kenny, sejumlah event skala lokal dan nasional juga akan turut digelar di antaranya Bandung Great sale, Jambore Sepeda, Eids Festival dan Festival akhir tahun 'Bandung Fest'.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak