Hadapi MEA, Pemkot Bandung resmi jalin kerjasama dengan Facebook

Ridwan Kamil
Bandung.merdeka.com - Pemerintah Kota Bandung resmi menjalin kerjasama dengan raksasa media sosial dunia Facebook untuk mempromosikan produk Bandung. Beragam produk dari Bandung nantinya akan dipromosikan di sebuah platform bisnis yang diberi nama 'Bandung Juara Store'
Hal itu disampaikan oleh Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat melakukan pertemuan dengan Head of Public Policy Southeast Asia Facebook Alvin Sheng Hui Tan dan SMS Market Lead Indonesia Waizly Darwin di Bandung Command Center (BCC), Jalan Wastukencana, Jumat (8/1).
"Jadi dalam rangka kesiapan MEA (Masyarakat Ekonomi Asean), Bandung Insya Allah paling siap. Paling siap itu, kita juga harus bekerja dengan cerdas, artinya tahun ini Bandung akan mempenetrasi pasar ASEAN. Makanya kita menggandeng Facebook," ujar Ridwan.
Dia menuturkan, pihaknya menggandeng Facebook, sebab memiliki platform khusus untuk bisnis. Terlebih lagi Facebook telah dikenal sebagai salah satu raksasa media sosial di dunia.
"Ada sekitar 8 poin kerjasama dari mulai birokrasi, developer, start up, keuangan, NGO, komunitas kreatif," katanya.
Menurut pria yang akrab disapa Emil ini, Facebook telah mempersiapkan sebuah prototipe platform bisnis yang diberi nama Bandung Juara Store. Di dalamnya akan menampilan beragam produk-produk Bandung.
"Di Bandung Juara Store itu, nanti semua produk UKM yang sudah siap MEA. Yang sudah siap produknya, online, paymentnya. Untuk tahap awal ada 300 produk akan kita cari seleksi. Nanti ada 300 halaman dalam portal itu sesuai dengan 300 produk. Masing-masing diberi halaman buat promosi disitu," ujar Emil.
Emil mengungkapkan, melalui platform bisnis Facebook diharapkan dapat membidik pangsa pasar di ASEAN. Sehingga mereka bisa menjual produknya di Thailand, Vietnam, Singapura dan Filipina. "Karena di negara-negara itu popularitas Facebook juga tinggi," kata dia.
Dia mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan melaunching platform bisnis tersebut pada pertengahan Februari mendatang.
"Sambil mempopulekan ke UKM, kita akan launching pertengahan Februari ini dengan target 300 UKM. Jadi UKM mana saja yang paling siap, kita gak pilih-pilih. Mana aja yang paling siap," jelasnya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak