Pemerintah butuh Rp 100 Miliar buat cetak teknopreneur

Menkominfo Rudiantara dan rektor ITB Kadarsyah Suryadi
Bandung.merdeka.com - Untuk bisa menghasilkan 1.000 teknopreneur pada 2020, tiap tahunnya pemerintah minimal harus bisa mencetak 200 teknopreneur dengan biaya sekitar R p80 miliar sampai Rp 100 miliar.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan, ongkos tersebut jauh lebih kecil dibandingkan dengan keuntungan yang bisa diraih dari startup yang dihasilkan pada 2020 nanti.
“Lima tahun 1.000 teknopreneur untuk mencapai 130 miliar Dollar 2020,” katanya, di ITB, Bandung, Jumat (8/1).
Mengenai anggaran, menurutnya bisa berasal dari pemerintah dan stakeholder. “Sumber dana bisa dari mana-mana, bisa dari pemerintah, sponsor dan yang merasa dapat benefit dari proses teknopreneur ini,” katanya.
Terlebih, kata dia, target 1.000 teknopreneur pada 2020 merupakan program bersama. Selain dana, pemerintah siap memberikan dukungan berupa kebijakan. “Pendanaan bisa dilakukan APBN karena ada beberapa space yang bisa didanai pemerintah,” katanya.
Ia menuturkan, pihaknya juga sudah bertemu dengan pihak Google terkait pengembangan startup di Indonesia. Google, kata dia, akan mengambil teknopreneur-teknopreneur Indonesia untuk belajar di Amerika Serikat.
Saat ini, Google sudah siap mengambil 30 teknopreneur Indonesia untuk dilatih di Amerika Serikat. Ia optimis tahun ini 200 teknopreneur angkatan pertama sudah bisa dihasilkan.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak