Konsistensi Sinergi Foundation Bangun Bisnis Berbasis Wakaf

Asep Irawan
Bandung.merdeka.com - Secara konsisten, Sinergi Foundation berupaya untuk membangun bisnis berbasis wakaf. Sebelumnya, Sinergi Foundation telah berhasil dengan RM Ampera di tahun 2016. Kali ini, pihaknya kembali membangun bisnis baru.
Sinergi Foundation merupakan lembaga yang konsen di bidang wakaf produktif. Upaya yang dilakukan untuk membangun bisnis berbasis wakaf ini bertujuan membantu masyarakat membutuhkan.
"Pada 2019, bisnis yang dikembangkan adalah coffeeshop Kopi Haii dan kedai Cuankie & Batagor Serayu. Lalu pada 2020, bisnis merambah ke Surabi Enhaii. Ketiganya bertempat di Gedung Wakaf Pro, di Jalan Sidomukti No. 99 H Bandung," tutur CEO Sinergi Foundation, Asep Irawan dari berita tertulis diterima Merdeka Bandung.
Kata Asep, Sinergi Foundation ingin menggebrak stigma bahwa wakaf itu untuk masjid atau kuburan. Justru, kata Asep, dana wakaf pun bisa diproduktifkan melalui bisnis agar manfaatnya berlipat. Hingga saat ini sendiri, total margin laba seluruh unit bisnis wakaf Sinergi Foundation mencapai miliaran.
"Pada 2019, marginnya 1,5 M. Sementara pada 2020, mencapai 1,8 M. Alhamdulillah terus meningkat meskipun 2020 lalu terkendala pandemi," jelasnya.
Asep menjelaskan, dampak yang dihasilkan lebih luas yang dihasilkan dari wakaf produktif ini. Di Sinergi Foundation sendiri, hasil keuntungan yang mengalir dari semua aset bisnis tersebut juga disalurkan untuk program sosial.
Program tersebut di antaranya, membiayai operasional Rumah Bersalin Cuma-Cuma (Rumah persalinan gratis bagi ibu dhuafa), Kuttab Al-Fatih (sekolah islam gratis untuk semua kalangan), dan program sosial lainnya. Lebih dari itu, dana yang terhimpun dari sinergi wakaf masyarakat ini juga memberdayakan UMKM dan menambah penyerapan tenaga kerja.
"Para karyawan di bisnis berbasis wakaf ini diberdayakan dan dihidupi dari dana wakaf produktif ini. Alhamdulillah, ada kurang lebih 50 orang karyawan yang diberdayakan. Semoga kedepannya bisa semakin luas manfaat yang ditebar dari wakaf produktif," terang dia.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak