Era Digital, Ervan Nilai Generasi Sekarang Malas Membaca

Director GrowUp Idea, Ervan Raditia
Bandung.merdeka.com - Director GrowUp Idea, Ervan Raditia mengatakan, pada era digital saat ini, ada satu hal inti yang dilewati generasi sekarang dan itu sangatlah penting. Hal inti tersebut adalah membaca. Generasi malas membaca ini begitu berbahaya karena tak memiliki kemampuan memahami suatu hal secara mendalam.
Ia bercerita, sebagai pria yang lahir pada era transisi yakni tahun 1989 silam, ia mengamati banyaknya perubahan yang terjadi saat ini. Disamping perkembangan teknologi yang semakin canggih dengan penerapan go digital, ia juga mengamati perkembangan orang-orangnya.
"Jaman era digital ini banyak kehilangan hal-hal inti yang dilakukan. Mengerti sesuatu karena instan membaca yang sekilas tapi tidak memahami secara dalam. Banyak yang bertumbuh tapi enggak lebih baik, seperti perilaku orang di sosial media," ujar Ervan saat ditemui dalam acara Nge W’Dank Bareng dengan judul ‘How To Be A Leader’ di Moxy Hotel, Jalan Ir. H. Djuanda, Jumat (11/1).
Pertumbuhan media sosial yang kini semakin beragam memang membuat banyak orang hidup dengan dunia digitalisasi yang begitu canggih. Dimana orang yang begitu jauh secara jarak saja bisa terasa dekat karena unggahan foto dirinya lewat media sosial.
"Perilaku orang di sosial media tumbuh go digital, tapi ada hal yang jadi enggak lebih baik. Ada satu fase yang menjadi masalah yaitu kedalaman. Seperti saya melihat fasenya dari jaman saya, kita kelewat satu fase khususnya digenerasi sekarang fase membaca. Dulu kita disuguhkan informasi dengan tontonan di televisi sekarang internet, pola informasinya lebih cepat tapi enggak dalam," jelasnya.
Kebiasaan malas membaca ini, lanjut Ervan, seolah menjadi candu untuk belajar hanya dari permukaannya saja. Hal ini, akan terasa lebih cepat dari sisi lain namun juga banyak orang yang kehilangan hal-hal filosofis.
"Saya melihat ada etika yang hilang di situ, bahkan banyak yang hilang. Padahal ada banyak hal yang harus pelajari lebih dalam dan itu dilewatkan begitu saja," tuturnya.
Ke depan, tentunya ia berharap ada semakin banyak orang yang tak malas membaca dan mampu menilik setiap hal secara mendalam. Dengan begitu, perkembangan jaman akan diikuti oleh orang-orang yang lebih kritis.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak