Seleksi Kepsek Akan Dilakukan Secara Online, Disdik luncurkan 'Si Kasep'

Bambang Ariyanto
Bandung.merdeka.com - Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pendidikan (Disdik) terus melakukan inovasi untuk menjaring calon kepala sekolah (Kepsek). Seleksi calon kepala sekolah akan dilaksanakan secara daring lewat aplikasi 'Si Kasep' yang merupakan kependekan dari Sistem Rekrutmen Kepala Sekolah Profesional.
Kepala Seksi Kurikulum Disdik Kota Bandung Bambang Ariyanto mengatakan, guru yang memenuhi persyaratan untuk menjadi calon kepala sekolah dapat mendaftar lewat laman http://disdik.bandung.go.id/sikasep. Pendaftaran secara daring ini dilakukan untuk menyelenggarakan seleksi yang transparan dan akuntabel.
"Aplikasi yang dilahirkan disdik ini dalam rangka merekrut kepala sekolah secara transparan dan online. Apakah guru tersembunyi dan sebagainya, bisa daftar di mana pun dan tidak bertemu kami, cukup daftar online. Sehingga kami bisa mendeteksi guru yang mumpuni," ujar Bambang, Selasa (27/11).
Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bandung Mia Rumiasari mengungkapkan, rencananya 'Si Kasep' ini akan diluncurkan Rabu (28/11) besok. Saat ini kata Mia, proses seleksi kepala sekolah sudah berjalan. Bahkan pekan ini sudah masuk tahap ketiga yakni tes substansi. Dari 580 orang pendaftar untuk tiga jenjang pendidikan yakni TK, SD, dan SMP. Sebanyak 264 orang di antaranya yang terjaring hingga tahap ketiga.
"Mereka yang terjaring melalui seleksi kali ini diproyeksikan untuk memenuhi kebutuhan kepala sekolah di tiga jenjang hingga tahun 2022 mendatang," kata Mia seperti dikutip laman Humas Bandung.
Menurut Mia sebagai prasyarat untuk menjadi kepala sekolah, seorang guru harus memiliki Nomor Unik Kepala Sekolah (NUKS) yang diperoleh melalui pendidikan dan pelatihan pasca lolos seleksi kepala sekolah.
Persiapan matang dilakukan untuk memenuhi ketentuan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 15 tahun 2018 yang menyatakan bahwa kekosongan jabatan kepala sekolah yang diisi Pelaksana Tugas (Plt), tidak boleh lebih dari enam bulan.
"Secara bertahap mereka yang terjaring seleksi akan didaftarkan Diklat. Terakhir kali kami menyelenggarakan Diklat tahun 2016 di Solo. Tahun depan kami berharap dapat menyelenggarakan Diklat di Kota Bandung dengan mendatangkan para narasumbernya ke sini," katanya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak