Hipmi Kota Bandung targetkan 10 ribu lapangan kerja baru selama tiga tahun

user
Endang Saputra 24 Oktober 2018, 14:42 WIB
untitled

Bandung.merdeka.com - Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Bandung bertekad untuk meningkatkan persentase pengusaha muda. Dengan meningkatnya jumlah pengusaha, akan berbanding lurus dengan semakin terbukanya lapangan pekerjaan di Kota Bandung.

Hal itu disampaikan Ketua BPC HIPMI Kota Bandung Surya Batara Kartika di sela acara pelantikan pengurus BPC HIPMI Kota Bandung Periode 2018-2021 di Gedung Balai Sartika, Jalan Suryalaya, Rabu (24/10). Dalam acara tersebut sekaligus mengukuhkan Surya Batara Kartika sebagai ketua umum HIPMI Kota Bandung menggantikan Harris Sugiharto sebegai ketua umum HIPMI Kota Bandung sebelumnya periode 2015-2018.

"Jadi yang akan dibawa ke depan oleh HIPMI selama tiga tahun ke depan yakni salah satunya menguatkan dulu secara internal. Bahwa HIPMI harus kuat secara jaringan, kekeluargaan. Kemudian kuat secara kualitas pengusaha diukur dari kualitas omzet, jumlah karyawan yang pada akhirnya membuka lapangan kerja baru," ujar Surya kepada awak media.

Dia mengatakan, saat ini HIPMI Kota Bandung memiliki anggota sekitar seribu orang. Mereka merupakan pengusaha yang tersebar di berbagai bidang usaha seperti jasa konstruksi, properti, pariwisata, kreatif, kuliner. Surya menargetkan selama tiga tahun ke depan ada tiga ribu anggota yang masuk ke HIPMI.

"Dari data kadin 2016 di Kota Bandung jumlah pengusaha itu sudah mencapai 4 persen dari seluruh masyarakat. Artinya 90 ribu masyarakat Bandung ini sudah jadi pengusaha. Kalau misalnya kota Bandung yang 2,5 juta jiwa ini setengahnya memang pemuda artinya dari 90 ribu itu, 45 ribunya adalah pengusaha muda. Jadi 3 ribu itu kurang dari 10 persen yang sudah ada di kota Bandung. Hari ini sudah ada pengusaha mudanya tinggal kita mengajak untuk ke Hipminya, kita tambahkan meningkatkan kualitas, dengan jadi anggota HIPMI," kata dia.

Menurut Surya, lewat banyaknya jumlah pengusaha di Kota Bandung otomatis akan berdampak terhadap jumlah lapangan kerja yang semakin terbuka. Sehingga keberadaan HIPMI tak hanya terasa bagi anggotanya saja, tetapi juga untuk masyarakat.

"Kebermanfaatan HIPMI dalam tiga tahun ke depan dapat membuka 10 ribu lapangan kerja baru dalam 3 tahun kepengurusan 2018-2021. Salah satunya melakui peningkatan pengusaha muda. Kalau sekarang ada 1000 anggota, kita targetkan dalam 3 tahun jadi 3 ribu pengusaha muda. Selain dari kuantitas juga dari kualitas pengusahanya," ucapnya.

Surya pun mengungkapkan, salah satu tantangan para pengusaha saat ini yakni dimulainya revolusi industri 4.0. Untuk itu, salah satu program ke depan HIPMI yakni peningkatkan daya saing pengusaha muda di era digital seperti sekarang.

"Kita ingin agar para pengusaha muda juga melek teknologi. Tidak dapat dipungkirilah bahwa sekarang zamannya teknologi hampir semua sektor. Kita ingin meningkatkan awareness kepada pengusaha mengenai pentingnya penerapan teknologi digital di bisnisnya," katanya.

Kredit

Bagikan