Demo berakhir dengan senyum, Bupati Garut kabulkan tuntutan aksi para guru honorer

Demo guru honorer
Bandung.merdeka.com - Aksi yang dilakukan oleh para guru honorer untuk meminta keadilan kepada Bupati Garut, Rudy Gunawan akhirnya dikabulkan. Yang dikabulkan ada dua poin. Yakni pemberhentian Plt Kepala Dinas Pendidikan Garut, Djatdjat Darajat dan pemberian surat keputusan bagi para guru honorer.
Kedua tuntutan tersebut sudah direspon oleh Rudy. Kata dia, keabsahan terkait SK yang akan dikeluarkan oleh Disdik ini sudah ada aturan baru. Aturannya menyatakan bahwa Disdik membolehkan membuat SK untuk guru honorer.
"Bisa itu, ada aturan baru dari Sekjen Kementerian Pendidikan RI. Cukup oleh SK itu," ujar Rudy, Selasa (18/9).
SK itu juga, lanjutnya, bisa berlaku untuk sertifikasi dan penganggaran gaji dari dana Biaya Operasional Sekolah (BOS). Menurutnya, SK itu juga sekaligus menampik tudingan guru honorer itu ilegal.
Selain itu, bupati akan mengirim surat ke Ombudsman supaya mendampingi. Jika Ombudsman membolehkan bupati mengeluarkan SK maka ia berani mengeluarkan SK bupati. Bupati mengaku tak berani langsung mengeluarkan SK karena konsekwensinya berkaitan dengan anggaran.
"Kalau SK bupati dikeluarkan Pemkab Garut harus menganggarkan dari APBD sebesar 300 miliar," kata dia.
Ada beberapa kesepakatan Bupati, DPRD dan Guru, pertama, Bupati akan memberikan surat penugasan kepada guru honorer, kemudian kedua
kategori 2 usia 35 ke atas akan menjadi prioritas, ketiga Plt kadisdik diberhentikan, kemudian keempat akan mengajukan perubahan UU ASN ke presiden dan MenPAN-RB, selanjutnya kelima batas akhir pengajuam sampai bulan 1 Oktober 2018.
Sementara itu, Ketua Karukunan Tatar Sunda (KTS) Aceng Ahmad Nasir mengucapkan selamat kepada para guru honorer di Kabaputaen Garut yang tidak akan lama lagi mendapatkan SK.
"Saya memgucapkan kepada para Guru Honorer di Kab.Garut, yang tidak akan lama lagi mendapatkan SK semoga janji di depan ribuan para guru oleh Bupati Garut tersebut, betul-betul bisa di realisasikan dan mengapresiasi kepada Bupati Garut yang cepat dalam merespon tuntutan para Guru Peserta aksi tersebut dan ahirnya kita patut berterimakasih kepada PLT Kadisdik akibat statemennya tentang "Guru ilegal" berahir dengan senyum para guru. yakinlah bahwa setiap kekecewaan atau kesedihan allah balas dengan kegembiraan," kata dia.
Selain itu, kata Aceng Nasir berharap pemerintah pusat memberikan solusi kepada guru honorer lainnya yang berada di daerah terpencil.
"Berkaitan dengan banyaknya aksi demontrasi para guru honorer hampir di setiap kabupaten di Jawa Barat tentu perlu ada solusi dari pemerintah pusat,rencana pemberian SK seperti di Kabupaten Garut tersebut diharapkan juga dilakukan di Kabupaten lain di seluruh Indonesia terutama di kabupaten terpencil agar kesejahtetaan para guru lebih baik," katanya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak