Ekonomi kreatif jadi salah satu bentuk dukungan JNE pada pelaku UMKM

Diskusi tentang ekonomi kreatif
Bandung.merdeka.com - JNE semakin konsen dalam memberikan dukungan terhadap perkembangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. Salah satu bentuk dukungan itu adalah diselenggarakannya diskusi perihal ekonomi kreatif yang secara rutin diselenggarakan setiap tahunnya, di Bandung Creative Hub, Selasa (10/7).
Tema Ekonomi kreatif memang jadi tren di tengah revolusi industri generasi keempat atau industri 4.0. Pada masa mendatang, ekonomi global akan semakin bergantung pada sektor ekonomi kreatif. Pada saat yang sama, ketergantungan masyarakat global terhadap teknologi informasi dalam aktivitas sehari-hari telah memicu pertumbuhan secara eksponensial ke ekonomi kreatif.
Bandung merupakan kota kreatif dengan beragam produk-produk hasil karya masyarakat yang kompetitif dan berkualitas. Para UKM di Kota Kembang ini juga mengakui keuntungan dari maraknya bisnis online. Namun, tantangan menghadang karena para produsen besar bermunculan menawarkan produk dengan harga terjangkau yang memiliki kemasan dan konten digital yang menarik.
Sementara, masih banyak produsen atau pebisnis yang belum dapat memanfaatkan internet mau pun social media secara maksimal untuk mendongkrak penjualan. Oleh karena itu, edukasi tentang pentingnya akun digital dan strategi penggunaannya harus terus diberikan kepada wirausahawan.
Lebih dari 120 UKM mengikuti diskusi menarik seputar industri kreatif di Auditorium Bandung Creative HUB Lt. 3 Bandung dalam seminar ‘UKM Online – Ngobrol Bareng JNE’ mulai jam 12.00 – 17.00 WIB. Seminar kali ini adalah seminar lanjutan dalam rangkaian program pelatihan yang digagas oleh JNE Bandung tiap tahunnya. materi berjudul ‘Pengembangan Industri Kreatif di Era Digital’.
Hadir sebagai pembicara adalah Dewa Selling dan Founder Billionare Store Dewa Eka Prayoga, Owner xFYCx Footware Noor Al Kautsar, Owner Jumma Kids Winny Caprina dan Branch Manager JNE Bandung Iyus Rustandi.
Branch Manager JNE Bandung, Iyus Rustandi menjelaskan pihaknya sejak awal beroperasi mendukung sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri bahkan bersaing ke tingkat global.
"Selain harus dapat meningkatkan daya saingnya dalam memasarkan produk, pelaku e-commerce pun harus dapat juga memanfaatkan berbagai fasilitas untuk mendukung aktifitas pengiriman yang dilakukan, secara maksimal. Indonesia dengan kelebihan bonus demografi sebanyak 250 juta penduduk, ekonomi kreatif Indonesia bisa merajai pasar luar negeri," ujar Iyus, Selasa (10/7).
Sejauh ini, tanda-tanda kekuatan ekonomi kreatif nasional mulai terlihat. Data Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf) mencatat ekspor produk ekonomi kreatif Indonesia pada 2016 mengalami peningkatan 3,23 persen menjadi 20 miliar dollar dibandingkan dengan realisasi pada 2015.
"Maka dari itu dengan berbagai inovasi prodak serta layanan termasuk kegiatan pengembangan UKM kami lakukan sebagai langkah nyata mendukung pengembangan UMKM Indonesia," katanya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak