Tim pemenangan Emil-Uu kecewa calonnya jadi sasaran kampanye hitam di masa tenang


Kampanye Hitam di Pilgub Jabar
Bandung.merdeka.com - Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil, diserang kampanye hitam di masa tenang beberapa hari jelang pencoblosan.
Sejumlah leaftlet yang isinya menyerang figur Ridwan Kamil terkait LGBT ditemukan dibangku taman di depan pom bensin Jalan Ir. H Djuanda (Dago) pada Minggu (24/6). Saat itu di kawasan tersebut sedang ramai oleh warga yang sedang menikmati Car Free Day (CFD).
Penemuan itu dilaporkan oleh warga yang tengah menikmati CFD kepada Tim relawan Rindu (Ridwan Kamil-Uu). Tim relawan kemudian menindaklanjutinya dengan datang ke lokasi dan menyisir area CFD untuk mencari leaflet tersebut. Leaflet tersebut dikumpulkan untuk data pelaporan kepada yang berwajib.
Ketua Pemenangan Rindu Saan Mustopa mengaku kecewa dengan adanya temuan tersebut. Menurutnya, pesta demokrasi yang tengah dijalani rakyat Jabar dinodai oleh tindakan yang mengarah pada penyerangan terhadap lawan politik. Salah satunya adalah penyebaran leaflet yang menyerang pribadi cagub nomor 1 Ridwan Kamil.
Menurut Saan, leaflet yang disebar itu merupakan isu-isu lama yang didaur ulang. "Kita minta Bawaslu untuk segera menertibkan itu dan mencari pihak-pihak mana yang harus bertanggung jawab dan menindaknya pelakunya sesuai peraturan Pemilu/Pilkada," ujar Saan, Minggu (24/6).
Dengan serangan yang terjadi di hari tenang ini, Saan mengimbau kepada seluruh relawan, partai pendukung Rindu dan simpatisan untuk tidak emosional dan tidak terpancing maupun terprovokasi untuk melakukan tindakan yang sama.
Menurut Saan, pihaknya terus memperkuat konsolidasi ke dalam dan mempersiapkan saksi-saksi di TPS untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kecurangan pada hari pencoblosan, 27 Juni mendatang.
"Di hari tenang ini baik relawan, partai pendukung dan simpatisan, lakukanlah hal- hal yang membuat simpatik warga. Supaya warga yang belum menentukan pilihan akan memastikan pilihannya pada Rindu. Kita harus menampilkan demokrasi yang baik, santun dan berkualitas. Karena demokrasi yang berkualitas akan menghasilkan pemimpin yang berkualitas bagi rakyat Jabar," ucap Saan.
Tim Rindu pun lanjut Saan akan melaporkan kasus penyebaran leaflet hoax yang mengarah pada Ridwan Kamil itu ke kepolisian, Bawaslu, dan KPUD dalam waktu dekat. "Begitu data- data kita dapatkan, hari ini atau besok kita akan laporkan," ujarnya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak