Emil akan gencar sosialisasi ke wilayah pedesaan


Bandung.merdeka.com - Nama Ridwan Kamil kembali unggul dalam survei tentang kandidat potensial di Pilkada Jawa Barat 2018 yang dirilis oleh Lembaga Survei Poltracking Indonesia. Hasil survei, Ridwan Kamil memiliki potensial tertinggi dipilih warga sebagai Gubernur Jawa Barat dengan angka 53,75 persen.
Pria yang akrab disapa Emil ini mengaku bersyukur jika dalam beberapa hasil survei menempatkan dirinya dalam posisi teratas. Namun demikian dirinya tidak mau takabur dengan hasil survei tersebut.
"Saya bersyukur dan tidak mau takabur. Definisi tidak mau takabur itu, tidak mau mengandalkan survei-survei hanya satu patokan. Ada cerita survei awal tinggi akhirnya rendah, ada juga cerita survei awalnya rendah akhirnya tinggi," ujar Emil kepada wartawan, Jumat (9/6).
Emil mengaku, meski dalam survei tingkat elektabilitasnya selalu tinggi, dirinya akan tetap memperbaiki sejumlah kelemahan. Diakuinya salah satu kelemahannya yakni kurang begitu dikenal di desa.
"Apa itu kelemahan Saya? Kelemahan Saya kuat di kota lemah di desa. Maka komunikasi akan diperbanyak di desa," katanya.
Selain itu, lanjut Emil, dirinya juga mulai menggencarkan safari ke daerah-daerah untuk menemui para tokoh di Jawa Barat. Cara itu dinilai efektif untuk menaikkan elektabilitasnya
"Saya melakukan sosialisasi jauh-jauh hari seperti ini kepada tokoh tokoh masyarakat, opinion maker istilahnya, itu saja. Enggak ada dulu penggalangan massa 'ngabring-ngabring' masang baliho kan belum ada kan nya. Tidak seperti (calon) lain," ungkap Emil.
Selain itu, lanjut Emil, dirinya menduga jika salah satu faktor yang membuat elektabilitas tinggi yakni karena kinerjanya membangun Bandung diapresiasi oleh warga Jawa Barat. "Saya menduga kinerja di Bandung diapresiasi oleh masyarakat Jabar. Berati kuncinya Saya kerja saja sebanyak-banyaknya untuk Bandung nanti diapresiasi oleh masyarakat Jabar," ujarnya.
Jadi arsitek
Emil mengungkapkan, posisi dirinya tidak maju dalam Pilgub Jabar masih ada. Sebab sesuai dengan peraturan dari KPU, jika syarat calon yang diusung parpol tidak mencukupi, maka otomatis tidak bisa mengusung calon.
"Jadi saya mentalnya gubernur dan kembali jadi warga. Kalau Bandung (kembali jadi wali kota) sudah tutup.
Jangan kaget kalau Saya enggak jadi maju (Pilgub). Kalau enggak jadi maju Saya pensiun saja, jadi arsitek," ungkapnya.
Emil mengatakan, bahwa dirinya terus melakukan komunikasi dengan sejumlah partai politik, termasuk dengan PKS dan Gerindra. Namun lantaran situasi yang tidak sesuai dengan yang dia harapkan, kemungkinan untuk diusung oleh dua partai tersebut sangat kecil.
"Kan dari awal Saya ini ngobrol dulu ke PKS, ngobrol dulu ke Gerindra. Jawabannya tidak sesuai dengan situasi yang saya harapkan. Satu mendahulukan kader Bu Netty-Syaiku. Saya mah bukan kader selesai. Kedua Gerindra minta jadi anggota, kan belum bisa. Ibu Saya melarang dulu masuk anggota. Jadi mana saja sekarang, Saya mah ikut mengalir saja kayak air," ujarnya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak