Cara agar kasus Cak Budi tak terulang


Bandung.merdeka.com - Kasus donasi lewat Cak Budi yang terjadi beberapa waktu lalu menjadi sorotan banyak pihak. Dari hasil uang yang masuk, Cak Budi membeli mobil Fortuner dan iPhone7. Alasannya, untuk melancarkan tugasnya menyalurkan bantuan.
Belajar dari kasus tersebut, seharusnya menjadi pelajaran bagi semua pihak. Seperti diungkapkan Kepala Dinas Sosial dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung Tono Rusdiantono.
Menurutnya Tono, pihak penghimpun dana, utamanya lembaga sosial harus dapat memegang kepercayaan dari para donatur yang telah memberikan bantuan. "Iya pihak penghimpun dana harus bisa jaga kepercayaan mayarakat. Karena itu anggaran dari masyarakat," ujar Tono kepada Merdeka Bandung, Rabu (10/5).
Di Kota Bandung sendiri, kata Tono, sedikitnya ada 200 lembaga sosial. Lembaga-lembaga sosial ini telah diverifikasi oleh dinsos. Pihaknya menjamin lembaga sosial di Bandung dapat menyalurkan bantuan dari masyarakat sesuai dengan peruntukannya.
"Di kota Bandung mudah-mudahan enggak ada. Karena di Bandung kebanyakan yayasan yang sudah lama bergerak di masalah sosial. Kadang Saya kalau agak ragu keluarin perizinan itu, kita turun langsung aja dilihat, gimana sih si yayasan ini, bergeraknya di bidang apa. Kalau saya ragu- ragu saya enggak tandatangan. Tapi selama ini yang saya tandatangani untuk perizinan itu yayasanya sudah bagus-bagus," ungkapnya.
Tono mengimbau kepada lembaga-lembaga sosial di Bandung untuk menjadi lembaga sosial yang kompeten. Sehingga dapat dipercaya oleh masyarakat.
"Saya bilang yang paling penting lembaga sosial itu harus kompeten. Kedua lembaga sosial harus betul-betul bisa dipertanggungjawabnkan dan yang paling penting sosialisasi ke masyarakat lembaga sosial itu. Udah pastilah kalau aspek Legal formal dari dinsos. Kita dukung penuh," ungkapnya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak