Ulama di Bandung akan dilatih bicara bahasa Inggris


Bandung.merdeka.com - Pemerintah Kota Bandung akan menjajaki kerjasama dengan Pemerintah Inggris. Salah satu bentuk kerjasama yang akan dilakukan yakni terkait pelatihan Bahasa Inggris untuk para ulama.
Hal itu diungkapkan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil usai menerima kunjungan Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Moazzam Malik ke Kota Bandung beberapa waktu lalu.
Pria yang akrab disapa Emil ini ingin agar ulama Kota Bandung tidak hanya bisa berdakwah di Indonesia, tetapi juga bisa menyebarkan nilai-nilai kebaikan hingga ke mancanegara.
"Saya mengusulkan ada pelatihan bahasa Inggris untuk para ulama. Supaya kalau ulamanya jago tentang Islam, tapi juga bahasa Inggrisnya lancar bisa kita kirim sebagai duta untuk dialog antara Islam dengan barat. Saya kira itu penting," ujar Emil.
Selain itu, kata Emil, kerja sama juga akan dilakukan dengan memperbaharui kurikulum pelajaran bahasa Inggris di sekolah-sekolah di Kota Bandung. Pihak pemerintah Inggris akan meninjau pola kurikulum dan memberi masukan agar metode pembelajaran bisa lebih baik.
"Jadi, kurikulum yang sekarang sudah oke, tapi kita mau minta tolong di-review apakah sudah memenuhi standar internasional, supaya generasi muda kita bisa lebih canggih," katanya.
Agar lebih menguatkan kemampuan bahasa Inggris di masyarakat, lanjut Emil pihaknya juga akan menggagas adanya siaran radio berbahasa Inggris setiap hari Kamis. "Nanti ada native speaker akan bersama kita keliling ke radio-radio agar tiap hari Kamis acara radionya dalam bahasa Inggris," ungkapnya.
Sementara itu, Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Moazzam Malik mengatakan pihaknya akan mengajak para pelaku industri kreatif di Skotlandia untuk berkarya di Kota Bandung. Menurut dia, Bandung dan beberapa kota di Skotlandia memiliki kesamaan dalam bidang industri kreatif.
"Skotlandia ini mampu dalam industri kreatif. Ada beberapa kota yang terlibat dalam program UNESCO Creative Cities termasuk Edinburgh dan Glasgow," ujar Moazzam.
Kerja sama antara Bandung dan Skotlandia akan diresmikan bertepatan dengan pembukaan Bandung Creative Hub di Jalan Laswi dalam waktu dekat melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). Salah satu poin kerja samanya adalah kolaborasi kreatif antara seniman Skotlandia dengan seniman Bandung.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak