Survei ini sebut Deddy Mizwar dan Ridwan Kamil layak jadi Cagub Jabar


Survei
Bandung.merdeka.com - Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil disebutkan sebuah lembaga survei Indonesia Strategic Institut (INSTRAT) ‎paling layak maju sebagai calon gubernur Jawa Barat 2018 mendatang. Kedua tokoh itu dinilai sama-sama memiliki popularitas dan elektabilitas memadai.
"Kedua tokoh ini (Ridwan Kamil dan Deddy Mizwar) dianggap paling layak maju sebagai calon gubernur. Ridwan Kamil unggul tipis dari segi kelayakan. Tapi Deddy Mizwar dari popularitas. Tapi jangan lupa, ini masih ada waktu satu setengah tahun lagi. Semuanya masih bisa berubah," kata Direktur Indonesia Strategic Institut (INSTRAT) Jalu Pradhono Priambodo, dalam Diskusi Publik dengan tema 'Masa Depan Panggung Kepemimpinan di Jawa Barat' di Hotel Mitra Jalan WR Supratman Bandung, Senin (16/1).‎
‎
Dia mengatakan, meski Deddy Mizwar menjadi tokoh paling dikenal di Jabar tetapi top of mind dari masyarakat Jawa Barat terkait bakal kandidat Gubernur Jawa Barat mendatang secara berurutan ditempati Ridwan Kamil, lalu Deddy Mizwar disusul Dedi Mulyadi.‎
Ridwan Kamil dalam survei memiliki elektabilitas tertinggi bila mencalonkan diri jadi bakal calon gubernur Jawa Barat dengan 35,1 persen, disusul Deddy Mizwar 17,4 persen dan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi di posisi ketiga dengan 10,9 persen.
"Berdasarkan hasil survei kelayakan ketiga tokoh itu, Ridwan Kamil dianggap layak dengan 58,9 persen. Sedangkan Deddy Mizwar dengan angka 53,8 persen serta Dedi Mulyadi 38,7 persen," ujarnya.
Selain Deddy Mizwar, kepopuleran yang masuk dalam radar INSTRAT yakni mantan Wakil Gubernur Gubernur Jabar Dede Yusuf dengan tingkat popularitas 89,7 persen dan Desy Ratnasari 86,9 persen.‎
Survei INSTRAT dilakukan pada 24-28 November 2016 lalu dengan menyasar 1.600 responden warga Jabar dengan usia di atas 17 tahun dan sudah menikah. Survei dilakukan dengan teknik wawancara face to face berbasiskan kuesioner terstruktur yang dipegang pewawancara dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.
‎Pengambilan sampel dibuat proporsional yang menyebar 253 buah diseluruh kabupaten/kota Jabar dengan margin of error 2,49 persen.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak