Kongres PSSI berlangsung lebih cepat dari jadwal

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi
Bandung.merdeka.com - Kongres PSSI yang untuk pertama kalinya diselenggarakan pada tahun 2017 di Bandung berlangsung lebih cepat dari agenda seharusya. Dimulai pukul 08.30 WIB, kongres yang seharusnya diagendakan selesai pukul 16.00 WIB usai lebih cepat pukul 12.00 WIB.
Dibuka oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, kongres dilangsungkan di Hotel Aryaduta, Minggu (8/1). Kongres PSSI yang secara resmi dibuka dengan tanda pemukulan gong itu disaksikan oleh Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.
Dalam sambutannya, Imam menjabarkan bahwa di tahun yang baru ini diharapkan PSSI mampu menjadi wadah bagi dunia sepak bola Indonesia ke arah yang lebih baik lagi. Khususnya dalam kancah internasional, diharapkan tim nasional sepak bola Indonesia mampu meningkatkan kualitasnya.
"Pemerintah akan mendorong dan membantu semaksimal mungkin membangun kemajuan sepak bola Indonesia. Baik PSSI maupun pemerintah, tidak boleh jalan sendiri-sendiri," ujar Imam saat ditemui dalam gelaran Kongres PSSI di Hotel Aryaduta, Minggu (8/1).
Menurut laporan situs resmi PSSI pada Kongres ini, beberapa tamu VVIP turut hadir. Yakni Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, Ketua KONI, Tono Suratman, Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil dan lain-lain.
Sedangkan untuk perwakilan AFC yang hadir adalah Purushottam Kattel dari Nepal yang menjabat Manager of Member Associations and International Relations Department. Dia sudah datang di Bandung sejak Sabtu (7/1) siang.
Sementara itu, agenda PSSI hari ini akan dilanjutkan dengan kegiatan malam penganugerahan yang dimulai pukul 19.00 WIB di tempat yang sama.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak