UKM lebih cepat ciptakan lapangan kerja


Bandung.merdeka.com - Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas KUKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) menggelar acara CRAFASTIVAL 2016 (Craft & Fashion Festival) di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, Jumat (2/11). Acara digelar untuk memperkenalkan lebih dekat produk craft dan fashion Kota Bandung kepada masyarakat.
Kepala Diskoperindag Kota Bandung Eric Attauruiq mengatakan, selain untuk memperkenalkan lebih dekat produk craft dan fashion Kota Bandung, acara ini juga digelar untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap produk lokal kota bandung serta menciptakan wahana interaksi bisnis antara pelaku UKM yang saling menguntungkan.
"Untuk itu Diskoperindag berkolaborasi dengan Dewan Kerajinan Nasional Kota Bandung menggelar Pameran Craft Festival tahun 2016 yang diharapkan mampu memproduksi serta memberikan hasil yang baik bagi produk nasional atau lokal dengan memetakan potensi kreatif yang ada," ujar Eric.
Menurut Eric, dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), para pelaku UMKM perlu dukungan serta sinergitas dari berbagai aspek dan peningkatan produktivitas. Sehingga produk dari para pelaku UMKM di Bandung memiliki daya saing yang baik.
"Maka dari itu, UKM mampu menciptakan lapangan pekerjaan lebih cepat dibandingkan sektor lainnya serta memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian kota," katanya.
Eric mengatakan, acara diikuti oleh 39 pelaku UMKM yang terdiri dari 13 pelaku UMKM craft, 14 UMKM fashion serta 12 kuliner. Selain menggelar pameran produk, dalam kegiatan ini diisi sejumlah acara seperti fashion show, coaching clinic craft develovment, culinary fest, music performance dan photo competition.
"Acaranya digelar dua hari, 2 & 3 Desember 2016 di Area Monumen Perjuangan Jawa Barat," ucapnya.
Melalui acara ini, Eric mengaku optimis, para pelaku industri UMKM di Kota Bandung bisa lebih berkembang. Terlebih lagi industri digerakkan oleh komunitas kreatif yang pada umumnya di Kota Bandung memiliki usia relatif muda.
"Sehingga perannya ke depan diharapkan benar-benar menjadi penggerak perekonomian di Kota Bandung. Itu pula sebabnya pembinaan dan pengembangan industri kreatif harus mendapat perhatian serius agar bisa menjadi instrumen untuk mensejahterakan masyarakat Kota Bandung,” ujarnya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak