Anda harus jeli jika ada investasi tawarkan untung besar


Bandung.merdeka.com - Vice President Monex Investindo Futures, Weigiawan mengatakan, tak sedikit orang mencoba terjun ke dunia investasi dengan menanamkan modal pada beberapa bisnis yang dipercayainya. Padahal mereka belum paham betul mengenai keuntungan dari investasi tersebut.
Tak sedikit masyarakat melakukan investasi hanya dengan memikirkan keuntungan dari sisi keuangan tanpa memperhatikan berbagai aspek lainnya seperti kerugian, bahkan penipuan. Untuk itu, kata Weigiawan, sebaiknya pelajari dulu ilmu mengenai investasi agar aman dalam melakukan investasi.
"Contohnya begini, perdagangan berjangka komoditi di Indonesia ini sebenarnya sudah ada lama di dalam negeri namun tidak semua memahaminya. Meskipun begitu, tidak sedikit juga yang coba-coba ikut investasi dalam perdagangan berjangka karena berharap untung," ujar Weigiawan kepada Merdeka Bandung, Jumat (4/11).
Weigiawan menjabarkan, dibutuhkan edukasi kepada mereka yang mencoba terjun dalam dunia bisnis khususnya dalam investasi. Terutama bagi perdagangan berjangka yang sebenarnya sudah mulai diminati, harus ada edukasi masif kepada masyarakat. Â
Soal edukasi, lanjutnya, tentu menjadi hal wajib dilakukan khususnya oleh tenaga pemasaran, calon nasabah, ataupun mahasiswi yang sekadar ingin tahu mengenai bisnis perdagangan berjangka. Bagi siapapun yang tertarik untuk mempelajari bisnis ini harus mempelajari di tempat yang benar.
"Jadi begini, yang harus diperhatikan saat mempelajari masalah bisnis ataupun investasi adalah dari sisi legalitas, dari segi program, dan segi institusi. Dengan kemajuan teknologi, sebenarnya calon nasbah ataupun yang tertarik dengan bisnis ini bisa melakukan pengecekan melalui website resmi pemerintah yang menaungi bidang ini," jelasnya.
Saat ini ada sekitar 70 perusahaan (berjangka) yang legal dan sudah beroperasi di Indonesia. Terkait dengan investasi bodong yang beberapa waktu lalu marak di Indonesia, ia membagi tipsnya. Kata dia, investasi bodong biasanya memberikan iming-iming luar biasa dan cenderung tidak masuk akal.
"Biasanya kalau mereka investasi bodong itu seringkali menggunakan sistem pemasaran yang terselubung, padahal sebenarnya Anda bisa meyakinkan diri apakah dia perusahaan investasi bodong apa tidak dengan melihat apakah perusahaan tersebut memiliki kantor resmi atau tidak," paparnya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak