Pemprov Jabar sediakan bus ramah difabel untuk atlet Peparnas

Bus ramah difabel
Bandung.merdeka.com - Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV Jabar segera digelar. Hajat olahraga empat tahunan bagi para penyandang difabilitas itu akan dibuka di Bandung, pada Sabtu 15 Oktober 2016. Segala persiapan dilakukan Panitia Besar Perparnas, salah satunya bus ramah difabel.
Merdeka.com menengok bus yang diperuntukan bagi para atlet untuk memenuhi kebutuhan saat mereka selama turnamen. Bus tersebut terparkir di Lapang Parkir Saparua, Kota Bandung, yang tengah digelar Jambore Difabel menyambut Peparnas tahun 2016.
"Ada 12 unit yang disiapkan untuk kebutuhan para atlet difabel nanti," kata Kepala Seksi Teknik Sarana dan Keselamatan Transportasi Dishub Jabar, Tata, Rabu (12/10) pagi.
Dari 12 unit bus terbagi dalam dua ukuran besar dan kecil. Untuk ukuran besar bus mampu menampung 11 penumpang berkursi roda. Adapun ukuran kecil, bus hanya mampu menampung lima penumpang semua jenis difabilitas.
Keistimewaan bus ramah difabel ini lanjut dia, pengguna kursi roda tidak mengharuskan naik turun dari 'kendaraan' pribadinya tersebut. Sebab dengan teknologi papan hidrolik bus mampu mengangkat kursi roda dan membawa penumpangnya sekaligus ke dalam bus.
Di dalam bus kursi roda juga tinggal diikatkan pada sabuk pengaman yang tersedia. Sehingga para atlet dipastikan tidak akan kesulitan masalah non teknis saat akan bertanding.
Dari 12 bus tersebut nantinya dirancang untuk mendukung mobilitas atlet dari penginapan ke arena dan sebaliknya. Apalagi Peparnas yang mempertandingkan 13 cabor akan ada di 11 venue Kota Bandung.
"Ini bagian dari pemerintah PON untuk membantu mereka yang difabel," katanya seraya mengklaim mobil tersebut adalah yang pertama di Indonesia untuk kejuaraan olahraga para difabel.
Menurut seorang peserta jambore difabel, Putri Nabila (13) bus yang disediakan panitia sangat membantu mobilitas para atlet dan tidak akan menguras energi sebelum bertanding, "Iya ini nyaman, bagus buat atlet. Sangat terbantu sekali buat saya," kata perempuan berjilbab ini.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak