'Bandung Pasti Aseek' upaya dukung Bandung jadi kota musik


Ilustrasi Bandung Kota Musik
Bandung.merdeka.com - Kota Bandung dikenal sebagai kota kreatif yang banyak melahirkan musisi-musisi hebat yang di kenal baik di kelas nasional maupun internasional.
Namun tidak banyak event-event atau tempat-tempat di Bandung dan Jawa Barat dapat menampung aspirasi yang dapat meningkatkan potensi-potensi dari musisi-musisi di Kota Bandung.
Kami yang tergabung dalam sebuah grup 'Musisi Bandung' bekerja sama dengan sebuah produk kopi yaitu 'Luwak White Koffie' mencoba melakukan langkah-langkah kongkret untuk mendukung program 'Bandung Kota Musik'.
Upaya tersebut dilakukan dengan membuat sebuah rangkaian festival musik 7 titik bertema "BANDUNG PASTI ASEEK" yang akan dilaksanakan pada 20 April hingga 29 Mei 2016 (kurang lebih tujuh hari)) di beberapa tempat di Kota Bandung.
"Edukasi, Endorser, Kolaborasi, Karya dan Industri adalah nilai-nilai yang jadi landasan untuk menentukan konsep di ke-7 titik event 'Bandung Pasti Aseek'," ujar Dany 'Spirit' Java Jive selaku salah satu penggagas acara dari rilis yang diterima Merdeka Bandung, Selasa (19/4).
Beberapa eventnya adalah 'Musisi Punya Cerita' yakni workshop dan berbagi pengalaman dalam kehidupan bermusik dan kiat-kiat berkarya. Kegiatan ini akan diselenggarakan pada Rabu (20/4) pukul 15.00 – 17.30 WIB di Butterfield Kitchen Jalan Dipatiukur Nomor 5.
Kemudian ada 'Apa Kata Kita', yakni sebuah event endorser dapat juga charity yang mengedepankan kepedulian antar musisi 'dari musisi untuk musisi'. Untuk 2016 ini bentuk charity akan dipersembahkan kepada keluarga kawan kami 'Sandy' (drumer The Time Bomb Blues) yang saat ini sudah tidak dapat produktif kembali sebagai musisi.
"Kegiatannya akan diselenggarakan pada Rabu (27/4) di Café The Panas Dalam Jalan Ambon nomor 16, Bandung dengan talent The Time Bomb Blues (reunion)," tuturnya.
Selanjutnya ada Musik Tanpa Batas yakni sebuah perhelatan event musik dengan program utamanya adalah Jam Session yang bertujuan menghilangkan segala batasan (genre, usia dan instrument) sehingga para musisi untuk dapat berkolaborasi, bertukar pengetahuan dan pengalaman tanpa batas.
Tataloe Jeung Baraya yakni sebuah pagelaran perkusi yang melibatkan seluruh komunitas perkusi baik tradisional maupun modern. Dari Hati Ke Hati, Hunting Stars dan Butterfield Music.
Diharapkan dengan terlaksananya program ini dapat mendukung program pemerintah kota menjadikan 'Bandung Kota Musik'. Kemudian menjadi motivasi bagi para pelaku industri musik, baik musisi, artist management, promotor / event organizer, produsen alat-alat musik, sponsor dan semua yang berhubungan dengan industri musik di Bandung.
Dengan begitu mereka selalu dapat menghasilkan karya-karya yang bagus sehingga tercipta industri yang bernilai ekonomi positif bagi semuanya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak