Masa depan sepakbola putri cukup menjanjikan bila dilakukan serius

SSB Queen
Bandung.merdeka.com - Menjadi pemain sepakbola profesional, tidak mudah untuk dilakukan oleh kaum hawa. Tidak seperti pria, kata pengurus Sekolah Sepak Bola (SSB) Queen, Papat Yunisial, wanita memiliki keterbatasan emosional, salah satunya mengalami siklus bulanan alias menstruasi.
Untuk berkarir dalam olahraga sepakbola, kata Papat, banyak cobaan yang harus dilalui kaum wanita.‎ "Kendalanya itu sangat banyak, karena ada keterbatasan prestasi. Kalau lelaki mungkin di usia 25 lagi bagus-bagusnya, tapi kalau perempuan top performa di umur 16 sampai 20. Karena ada yang menikah dan tuntutan dari orang tua," kata dia.
Beruntung dia memiliki suami yang mendukung. Bagaimana tidak, sang suami, yakni Zulkarnaen Lubis pun yang juga salah satu pelaku sepakbola di tanah air era 80-an.‎ "Dari angkatan saya di timnas saja sekitar tahun 79-80, sekarang hampir 95 persen tenggelam. Karena keterbatasan misalnya suami tak mendukung," katanya.
Selain menjadi kepala sekolah di SSB Queen, Papat juga menjadi dosen di STKIP Pasundan, Cimahi untuk mata kuliah sepakbola Putra dan Putri. Pemegang lisensi kepelatihan C AFC ini juga, menjadi tenaga ahli di PSSI pusat dan membawahi 33 provinsi.
‎Apabila dilakukan dengan serius, kata dia, sebenarnya sepakbola putri pun cukup menjanjikan. Buktinya, kini banyak jebolan SSB Queen yang dilirik berbagai klub profesional.
"Banyak dari mereka yang sudah berpenghasilan. Ada yang jadi pemain nasional, di cabang olah raga futsal juga ada. Bahkan bisa jadi dikontrak tim luar negeri," jelasnya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak