Dikenal sebagai drummer Sheila On 7, Brian KP kini jadi penyanyi

Brian KP drummer Sheila On 7
Bandung.merdeka.com - Sepanjang kariernya di dunia musik Tanah Air, Brian KP (Brian Kresna Putro) lebih dikenal sebagai pemain drum. Brian mengawali karier profesionalnya sebagai drummer band Tiket lalu bergabung dengan Sheila on 7 pada 12 tahun lalu.
Tapi kini pria kelahiran Jakarta, 22 Januari 1981 itu mencoba hal yang baru dalam perjalanan bermusiknya. Brian merilis sebuah mini album berisikan 4 lagu ciptaannya sendiri. Ia pun mengaransemen, memainkan musik di dalamnya dan tak ketinggalan bernyanyi untuk menyempurnakan karya-karyanya.
"Sebagai musisi saya kepikiran ingin melakukan hal yang tidak atau jarang sekali dilakukan seorang drummer. Saya menulis lagu, memainkan musiknya dan menyanyikannya sendiri," ujar Brian dari rilis yang diterima Merdeka Bandung, Minggu (15/1).
Brian menunjukkan kesukaannya menulis lagu sejak duduk di bangku SLTP dan terus berlanjut. Ia pun ikut menulis lagu ketika bergabung bersama band Tiket. Namun kegiatan itu kemudian ditinggalkan Brian seiring dengan kesibukannya. Lalu 2014 silam, ia mulai kembali terinspirasi untuk menulis. Bahkan saat itu dalam satu malam lahirlah tiga lagu yang kemudian dituangkan ke dalam album solo perdananya, 'Rumah'.
"Mungkin saya melihat Phil Collin yang sukses bernyanyi lalu drummernya KISS dan banyak lagi. Kalau di Indonesia kita punya Marcell Siahaan. Mereka berhasil dengan caranya sendiri. Saya pun begitu. Saya ingin menjaga biarlah permainan drum dan ekplorasi yang saya punya tetap di Sheila on 7. Di album ini akan berbeda, saya bukan hanya sebagai drummer tapi satu paket lengkap," tutur Brian.
Serunya lagi, semua lagu di album ini dimastering langsung di Studio Abbey Road, London. Bagi Brian, menjalani seluruh proses dalam album ini adalah sebuah pengalaman besar yang tak terbayangkan sebelumnya.
Untuk perkenalan sebelum nantinya album 'Rumah' akan dirilis pada Februari mendatang dalam bentuk fisik dan digital, Brian pun mengeluarkan sebuah single perkenalan. Lagu 'Denganmu' akan dirilis di seluruh radio Indonesia serta digital pada 13 Januari lalu.
'Denganmu' adalah lagu terakhir yang dibuat Brian setelah "tim" yang ikut membantu pengerjaan album 'Rumah' meminta tambahan materi. Lagu ini berkisah tentang sumber inspirasi Brian yaitu ketiga buah hatinya.
Liriknya yang sederhana berkisah tentang bagaimana seseorang bersyukur atas apa yang ia miliki. Dibantu Tomo Widayat serta Tama Wicitra dari TomTam Production, Brian pun mengemas musiknya dengan sangat sederhana tapi mengena.
Lagu 'Denganmu' terbalut lembut oleh komposisi string, gitar akustik serta drum akustik. Didendangkan santai dan sedikit menghanyutkan, lagu 'Denganmu' cocok untuk menemani bernostalgia juga duduk bersantai menghabiskan waktu.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak