Paduan suara Telkom University raih 2 Golden Diploma di Thailand

Paduan Suara Tel-U
Bandung.merdeka.com - Kabar membanggakan datang dari Telkom University. Pasalnya, prestasi gemilang diraih Paduan Suara Tel-U (Tel-U Choir) yang berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan meraih dua Golden Diploma dalam ajang 1st Lanna International Choir Competition yang diselenggarakan di Chiang Mai, Thailand pada 19-23 Oktober 2016.
Dengan jumlah peserta mencapai 58 paduan suara dari delapan negara, 1st Lanna International Choir Competition ini mempertandingkan 9 kategori dari 11 kategori yang disediakan, mulai dari kategori anak-anak hingga paduan suara dewasa dengan pemilihan lagu klasik hingga lagu daerah.
Dari sembilan kategori yang dipertandingkan, Paduan Suara Tel-U mengikuti dua kategori lomba yaitu Mixed Youth Choir Category dan Folklore Category. Mereka berhasil mendapat Gold Diploma Level I dalam kategori Folklore sedangkan kategori Mixed Youth Choir, Tel-U Choir keluar sebagai Runner Up dan mendapatkan Gold Diploma Level IV.
Berawal dari mengirimkan rekaman suara ke pihak penyelenggara, Tel-U Choir kemudian masuk dalam kualifikasi untuk dipertandingkan dalam berbagai kategori yang dipilih oleh peserta.
“Selama tiga bulan anggota kami berlatih secara intensif dan mendalam lewat latihan persuara, perorangan, sampai mengikuti choir clinic untuk meningkatkan kualitas,” kata Aldo Randy Ginting selaku konduktor Choir Tel-U dari rilis yang diterima Merdeka Bandung, Jumat (4/11).
Setelah babak kualifikasi, para peserta yang lolos dipertandingkan lagi pada babak kompetisi. Di sini juri langsung menilai dan memilih pemenangnya dan memberikan kualifikasi gold, silver atau bronze. Setelah itu, para pemenang dari setiap kategori dipertandingkan lagi di babak Grand Prize.
“Melalui banyak kendala baik teknis ataupun non teknis akhirnya kami bisa meraih Gold Diploma Level I dalam kategori Folklore dan Runner Up pada kategori Mixed Youth Choir dan mendapatkan Gold Diploma Level IV,” ujarnya.
Aldo menambahkan, kompetisi ini sangat berkesan bagi setiap orang, terutama bagi generasi baru yang belum pernah mengikuti kompetisi nasional dan internasional. “Bukan hanya karena Tuhan mengabulkan doa kami dengan dua Gold, tetapi yang paling berkesan adalah proses yang kami alami selama ini yaitu susah, lelah, senang, sedih, terharu, bangga dan perasaan lainnya yang selalu kami tanggung bersama,” katanya.
Acara ini diselenggarakan oleh Interkultur yakni organisasi yang menyelenggarakan berbagai kompetisi di Eropa, Asia, Amerika bahkan Afrika. Kali ini Interkultur yang berasal dari Jerman menggelar 1st Lanna International Choir Competition di Chiang Mai, Thailand.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak