Mitos malaikat menyamar di balik terbentuknya Situ Bagendit

Oleh Mohammad Taufik pada 04 Desember 2015, 15:09 WIB

Bandung.merdeka.com - Situ Bagendit merupakan danau legendaris di Desa Bagendit, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Lokasinya sekitar 40 kilometer dari Kota Bandung. Menurut legenda, objek wisata air ini terbentuk karena malaikat yang menyamar.

Dalam legenda yang dikutip dari buku Seputar Garut karya Darpan dan Budi Suhardiman, dahulu kala di tempat kini Situ Bagendit berdiri, terdapat seorang janda kaya raya yang sangat pelit. Warga sekitar menyebutnya Nyi Endit, berasal dari kata pedit (bahasa Sunda) yang artinya pelit.

Rumah Nyi Endit sangat besar, gudangnya penuh dengan harta hasil bumi, beras, palawija dan perhiasan. Suatu hari, Nyi Endit kedatangan seorang kakek kelaparan. Sebagai orang paling pelit jelas Nyi Endit tidak mau secuil makanan kepada si kakek.

Tiga hari berturut-turut sang kakek berusaha meminta makanan, tapi tak berhasil. Di hari ketiga si kakek menasihati Nyi Endit agar mau berbagi kepada sesama. Nyi Endit tak terima dengan nasihat itu, ia naik pitam lalu mengusir si kakek dengan cara kasar. Sambil pergi si kakek sempat menancapkan tongkatnya di halaman rumah Nyi Endit.

Nyi Endit tak terima halaman rumahnya dipasangi tongkat si kakek. Ia mencabut tongkat itu dan melemparkannya. Tiba-tiba di bekas tancapan tongkat muncul air, makin lama air itu makin deras bagai air bah. Rumah Nyi Endit dan kekayaannya tenggelam dalam air bah tersebut.

Legenda Situ Bagendit dikenal luas di masyarakat Garut. Bahkan legenda ini pernah ditayangkan dalam sinetron misteri sebuah televisi swasta dengan versi berbeda. Konon, kakek-kakek yang mendatangi Nyi Endit adalah malaikat yang menyamar, tugasnya untuk menasihati Nyi Endit.

Situ Bagendit berada di pinggir Jalan Bagendit. Situ ini memiliki sumber mata air yang berasal dari pegunungan yang mengelilinginya. Objek wisata ini dikelola Dinas Pariwisata Kabupaten Garut. Sayangnya, danau eksotis ini kurang terawat, sebagian pinggiran danau penuh dengan sampah plastik dan enceng gondok.

Danau ini dilengkapi fasilitas bermain seperti rakit bambu, perahu, dan motor air. Pengunjung yang hobi mancing juga bisa memancing ikan-ikan yang tumbuh alami.

Di tepian Situ Bagendit terdapat ratusan pohon dan rest area yang menjual kuliner dan cinderamata unik, di antaranya oleh-oleh khas garut yaitu boneka domba garut dan dodol garut.