Pemkot Bandung Segera Kirim Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Sukahaji

Oleh Endang Saputra pada 19 November 2018, 18:15 WIB

Bandung.merdeka.com - Bencana kebakaran kembali menimpa salah satu wilayah di Kota Bandung. Kali ini, si Jago Merah melahap kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Babakan Ciparay, Gg. Satata Sariksa RT 08 RW 04, Kel. Sukahaji, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung. Kejadian tersebut berlangsung pada Minggu, (18/11) pukul 03.00 dini hari.

Pada peristiwa tersebut, api melahap hunian padat penduduk serta lahan kosong yang digunakan untuk penyimpanan kayu seluas 600 m2. Setidaknya 40 jongko kayu dan 30 unit rumah non-permanen ludes terbakar. Selain itu, 1 unit mobil ambulance warga, 3 unit mobil, dan 2 unit motor hangus dilalap api.

Saat ini, ada 58 Kepala Keluarga (KK) yang membutuhkan uluran tangan. Sebanyak 230 jiwa warga terdampak harus mengungsi dari rumah mereka yang terbakar. Berdasarkan informasi dari kewilayahan, dibutuhkan 2 unit tenda pleton untuk menampung warga, bantuan dapur umum, air bersih, dan 3 unit MCK mobile.

Sementara ini, pihak kewilayahan sudah mengupayakan pembuatan posko, pendataan korban terdampak, penyediaan tempat berteduh sementara untuk para korban, dan menyediakan konsumsi.

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana datang meninjau lokasi kebakaran. Ia menemui para korban untuk memberikan motivasi dan menguatkan mental mereka. Ia memastikan bahwa Pemerintah Kota Bandung akan memberikan bantuan dan mengupayakan yang terbaik bagi warga.

"Kita prihatin dengan musibah yang dialami oleh warga. Mudah-mudahan kita semua bisa semakin waspada karena musibah bisa terjadi kapan saja, di mana saja," ucap Yana usai peninjauan.

Ia pun meminta warga Kota Bandung mendoakan para korban agar selalu sabar dan tabah. Yana pun mengimbau agar para warga mengulurkan bantuan kepada para korban.

"Kami mohon seluruh warga Kota Bandung mendoakan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah agar tetap sabar dan mudah-mudahan ada yang terbaik untuk saudara-saudara kita yang tertimpa musibah," katanya.

Tag Terkait