Berjumpa dengan tiga bintang dalam Film 'Surat Cinta Untuk Starla'

Oleh Mohammad Taufik pada 27 Desember 2017, 16:41 WIB

Bandung.merdeka.com - Tiga bintang Film 'Surat Cinta Untuk Starla' yakni Jefri Nichol, Caitlin Halderman, dan Ricky Cuaca yang datang untuk meet and greet dan gala premier film di Bandung Indah Plaza, Rabu (27/12), benar-benar membetot perhatian para ABG Kota Kembang.

Kedatangan mereka di bioskop sekitar pukul 15.00 WIB itu langsung diserbu para fans. Sorak sorai kawula muda Bandung pecah ketika Jefri dan Caitlin, dua bintang yang digadang-gadang sebagai pasangan romantis tahun ini tersebut tiba.Â

Melihat tingginya antusiasme fans dengan kehadiran tiga pemain film yang rencananya akan tayang pada Kamis (28/12) besok itu, membuat Jefri begitu bahagia. Ini menunjukkan bahwa kehadiran film yang diangkat dari tembang bertitle sama milik Virgoun itu sudah dinantikan.

"Ini kota ke empat kita gala premier dan ramai ya. Bandung memang selalu tinggi antusiasme penontonnya," ujar Jefri kepada Merdeka Bandung saat ditemui di Bandung Indah Plaza, Jalan Merdeka, Rabu (27/12).

Hal senada juga disampaikan oleh Ricky Cuaca atau lebih dikenal dengan panggilan Ricu. Kata dia, melihat begitu banyak komentar positif untuk film ini membuatnya optimis bahwa 'Surat Cinta Untuk Starla' bisa menyedot begitu banyak penonton.

"Di Bandung ini ada empat studio dan kami tentu saja optimis kalau film ini bakal sukses. Apalagi banyak banget komentar positif bikin kita yang sudah sepenuh hati berakting di sini yakin banyak penontonnya," ujarnya.

Ditanya soal target penonton, ketiganya sepakat tak mau memasang target tertentu. Namun, mereka optimis bahwa film bergenre drama ini akan menjadi pilihan film bagi para penonton film Indonesia.

Adegan sulit 'dua bintang'

Ada begitu banyak adegan berkesan yang dilakukan kedua pemeran utama film 'Surat Cinta Untuk Starla'. Bagi Jefri misalnya, dia terkesan saat harus mengendarai mobil tua keluaran tahun 1976 di bundaran Hotel Indonesia.

Dalam proses syuting di Jakarta itu, rupanya berdampak pada kemacetan jalan sebab membutuhkan proses cukup panjang. "Adegan sulit itu waktu saya harus nyetir mobil tahun 76-an. Mobilnya pakai kopling yang distir itu enggak ada angkanya. Jadi sulit banget dan itu adegannya bundaran HI," ujarnya.

Berbeda dengan Jefri yang dibuat kewalahan mengendarai mobil tua, Caitlin justru harus menguras air mata pada sebuah adegan kala ia harus menangis berjam-jam. Ada banyak hal yang dilakukan agar adegan sedih itu berlangsung mulus.

"Aku harus nangis berjam-jam, itu susah banget. Aku harus dapet feelingnya. Ya gitu, jadinya dengerin lalu sama apapun yang bikin aku bisa nangis berjam-jam pokoknya. Penghayatannya itu harus dalem," terang Caitlin.

Pendalaman karakter serius diharapkan mampu membuat penonton larut dalam film 'Surat Cinta Untuk Starla'. Terlebih, chemistry antara Jefri dan Nichol diyakini mampu membuat penonton terhanyut.

Tag Terkait