Konsumsi BBM di jalur wisata Bandung meningkat

user
Muhammad Hasits 31 Desember 2015, 12:01 WIB
untitled

Bandung.merdeka.com - Salah satu pihak yang sibuk saat musim liburan adalah petugas SPBU yang berada di jalur wisata. Contohnya SPBU Dago, Jalan IR H Djuanda, penjualan BBM berbagai jenis mencapai 37 ton perharinya.

Pengawas SPBU 31.40101 Firman Permana, mengatakan pada hari biasa penjualan BBM rata-rata sekitar 35 ton perhari. “Awal liburan Natal kemarin ada lonjakan dua ton. Lonjakan terjadi karena liburan, Dago juga termasuk jalur wisata,” kata Firman.

Saat libur Natal ditambah mulai liburan sekolah, lanjut dia, petugas SPBU mengaku kewalahan melayani lonjakan pembeli. SPBU tersebut memiliki 34 karyawan yang terbagi ke dalam 3 shift, yakni pagi, siang, malam. “Karyawan di sini sampai kerepotan,” katanya.

Namun, situasi kembali normal pada hari Minggu karena kawasan tersebut dipakai Car Free Day. Sehingga penjualan BBM turun menjadi di bawah 35 ton.

Ia memprediksi, tahun baru ini akan kembali terjadi lonjakan jika cuaca mendukung. Sebab, penjualan BBM juga tergantung cuaca. Jika cuacanya cerah, kemungkinan penjualan BBM bisa melonjak kembali di atas 35 ton, bahkan bisa mencapai 40 ton.

“Pernah sampai 40 ton meski hari kerja biasa, karena cuaca bagus. Sekarang kan musim hujan, meski liburan biasanya kalau musim hujan 30-35 ton. Beda lagi kalau liburan dengan cuaca cerah bisa di atas 35 sampai 40 ton,” ujarnya.

Pembeli BBM di musim liburan ini, menurut dia, kebanyakan kendaraan dari luar kota terutama Jakarta. Dago sendiri merupakan tujuan wisata di mana banyak berdiri factory outlet dan toko oleh-oleh khas Bandung.

“Selain itu Dago juga menjadi jalur alternatif menuju tempat wisata Lembang,” katanya.

Kredit

Bagikan