Magdalena, vlogger ini pernah makan 360 cabai hanya dalam waktu lima menit
Magdalena, vlogger
Bandung.merdeka.com - Setelah fokus menjadi seorang food vlogger beberapa tahun belakangan ini, nama Magdalena terus melejit. Wanita yang memiliki akun instagram bertitle @mgdalenaf ini dikenal suka sekali menyantap makanan pedas. Bahkan, rekor kecintaan pada makanan pedas ini terlihat dari kemampuannya menyantap 360 cabai hanya dalam waktu lima menit.
Menyantap cabai sebanyak itu tentu tak bisa dilakukan oleh semua orang. Namun, perempuan yang akrab disapa Magda ini bisa melakukannya. Meski awalnya mengaku ketakutan saking banyaknya cabai yang harus disantap, ia justru menjadikan ini sebuah tantangan. Kata dia, seorang food vlogger harus menantang dirinya menyantap apapun itu, bahkan untuk sesuatu yang dinilai mustahil.
"Itu rekor banget sih, makan 360 cabai cuma dalam waktu lima menit doang. Asli sih beres makan itu aku sakit perut. Cabainya banyak banget, parah deh," ujar Magda kepada Merdeka Bandung saat ditemui di Kapulaga Resto, belum lama ini.
Bicara soal makanan pedas, tentu tak perlu diragukan lagi. Magda dikenal mampu menghabiskan semua makanan pedas yang direviewnya lewat video yang diunggah lewat media sosial youtube. Ajaran dari kedua orangtua untuk tak menyisakan makanan masih begitu melekat dalam benaknya.
Menyantap makanan pedas hampir disetiap waktu makan, perempuan berkulit putih ini punya rahasia agar tak sakit perut usai menyantap cabai. Kata dia, sebelum makan cabai berjumlah banyak ia selalu meminum minyak zaitun.
"Aku punya rahasia sih kenapa tiap makan pedas aku biasa saja, soalnya aku selalu minum minyak zaitun sebelum makan. Itu tuh kayak pelumas sebelum begitu banyak cabai masuk perut. Setelah makan, aku pasti banyak minum susu," tutur dia.
Sementara itu, soal menantang diri sendiri. Magda termasuk penyantap segala makanan. Namun, ada makanan yang ingin sekali ia jajak tapi belum bisa direalisasikan hingga saat ini. Makanan itu adalah berbagai daging hewan yang dijual bebas di Manado, seperti Kelelawar ataupun Tikus.
"Pengen banget ke Manado, makan kelelawar sama tikus. Di sanakan banyak banget daging yang aneh-aneh, makanya aku penasaran. Soalnya kalau nyari daging tikus atau kelelawar di Jakarta pasti susah banget. Makanya pengen ke sana," katanya.
Tag Terkait
LPDP Lakukan Transplantasi Karang dan Pemberdayaan Masyarakat
Novo Nordisk Indonesia Menerapkan Pendekatan Holistik
Kepengurusan IESPA 2021-2026 Baru Siap Dorong Jutaan Gamers Jawa Barat
SimpleDesa dari SVN di KBB Beri Kemudahan Bagi Kepala Desa
Segudang Manfaat Elok Terasa di Desa Wisata Stone Garden
Tahun Ini, Sertifikasi Gratis TKDN dari Kemenprin Telah Lampaui Target
Jelang KTT G20 2022, Sebuah Dialog Digelar Guna Membangun Kolaborasi
384 Pembalap Ramaikan Teras Caf 1st Series di Lembang
Karier.mu dan Kartu Prakerja Bantu Asah Kompetensi Diri
Donatur Loyal Rumah Zakat Bisa Dapat Happiness Card, Ini Keuntungannya