Masalah kemacetan akan jadi fokus utama pembenahan Kota Bandung
Ridwan Kamil
Bandung.merdeka.com - Masalah kemacetan masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh Pemkot Bandung. Memasuki usia yang 206 tahun, masalah kemacetan menjadi masalah yang banyak dikeluhkan oleh warga Bandung.
Hal itu diungkapkan Wali Kota Bandung dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Bandung dalam rangka memperingati hari Jadi ke-206 Kota Bandung yang digelar di Gedung DPRD Kota Bandung Jalan Sukabumi, Senin (26/9).
"Dari survei yang kita lakukan, itu problem mana saja yang perlu ditingkatkan. Ternyata nomor satu masih di kemacetan. Itu harus kita akui," ujar Ridwan.
Pria yang akrab disapa Emil ini mengatakan, Pemkot Bandung telah menggulirkan berbagai program dan kebijakan untuk menuntaskan masalah kemacetan di Kota Bandung. Salah satunya mengubah perilaku penggunaan transportasi seperti program bersepeda dan memperbanyak transportasi massal seperti bus gratis dan TMB.
"Kalau semua orang ingin jalannya lancar tapi dia naik mobil terus juga susah. Maka kita ada program bersepeda. Ada bersepeda ke kantor, bike to work, ada bersepeda ke sekolah, bike to school. Penanggulangan dan penataan PKL di daerah-daerah macet juga sudah dilakukan. Dan bus sekolah gratis juga dilakukan. Ada kebijakan rayonisasi juga sudah dilakukan," katanya.
Adapun pengadaan transportasi massal berupa LRT (Light Rail Transit), Emil menjelaskan, masih dalam proses. Saat ini, pengumuman pemenang lelang sudah diumumkan.
"Maka saya akan fokuskan di dua tahun ini mengurangi kemacetan. Berita baiknya LRT kan sudah diumumkan tinggal jrengnya aja. Kita kerja keras, ada perjanjian kerja sama, bagi hasil dan sebagainya. Mudah-mudahan bisa konstruksi tahun depan dan mudah-mudahan bisa mengurangi kemacetan di waktu dua tahun terakhir," ujarnya.
Tag Terkait
LPDP Lakukan Transplantasi Karang dan Pemberdayaan Masyarakat
Novo Nordisk Indonesia Menerapkan Pendekatan Holistik
Kepengurusan IESPA 2021-2026 Baru Siap Dorong Jutaan Gamers Jawa Barat
SimpleDesa dari SVN di KBB Beri Kemudahan Bagi Kepala Desa
Segudang Manfaat Elok Terasa di Desa Wisata Stone Garden
Tahun Ini, Sertifikasi Gratis TKDN dari Kemenprin Telah Lampaui Target
Jelang KTT G20 2022, Sebuah Dialog Digelar Guna Membangun Kolaborasi
384 Pembalap Ramaikan Teras Caf 1st Series di Lembang
Karier.mu dan Kartu Prakerja Bantu Asah Kompetensi Diri
Donatur Loyal Rumah Zakat Bisa Dapat Happiness Card, Ini Keuntungannya