Mendagri Tjahjo: Usut bentrok aparat hukum tetap harus ditegakkan
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo
Bandung.merdeka.com - Menteri Dalam Negeri (Mandagri) Tjahjo Kumolo meminta Pemda Sulawesi Selatan, Polisi dan TNI membentuk tim khusus mengusut bentrokan di Makasar Sabtu (6/8) lalu. Bentrokan melibatkan dua aparat Polisi dan Satpol PP itu menewaskan Bripda Michael Abraham Rieuwpassa.
"Kami minta segera bentuk tim investigasi terpadu antara Pemprov (Sulsel), TNI dan polisi dengan dasar laporan dan CCTV yang ada, harus dibuktikan siapa yang memang bersalah," kata Mendagri usai menghadiri pelantikan praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di kampus IPDN, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Senin (8/8).
Menurutnya, aturan tetap harus ditegakkan pada pihak yang kali pertama membuat onar. "Yang salah harus kena sanksi karena sudah tidak etis sesama aparat," ungkapnya.
Ia meminta tim investigasi itu harus bisa segera membuktikan dalang bentrok yang meluas sampai Balai Kota Makassar tersebut. "Dibuktikan siapa yang salah, makannya dibentuk tim investigasi," ujarnya.
Dia menambahkan, situasi Makassar pasca bentrok sudah relatif lebih aman. Tapi tetap tim investigasi harus membuktikan dalang kericuhan dan hukum tetap ditegakkan.
"Saya kira sudah langsung teredam. Himbauan tidak perlu. Tapi tim investigasi dan hukum tetap harus ditegakkan," tandasnya.
Tag Terkait
LPDP Lakukan Transplantasi Karang dan Pemberdayaan Masyarakat
Novo Nordisk Indonesia Menerapkan Pendekatan Holistik
Kepengurusan IESPA 2021-2026 Baru Siap Dorong Jutaan Gamers Jawa Barat
SimpleDesa dari SVN di KBB Beri Kemudahan Bagi Kepala Desa
Segudang Manfaat Elok Terasa di Desa Wisata Stone Garden
Tahun Ini, Sertifikasi Gratis TKDN dari Kemenprin Telah Lampaui Target
Jelang KTT G20 2022, Sebuah Dialog Digelar Guna Membangun Kolaborasi
384 Pembalap Ramaikan Teras Caf 1st Series di Lembang
Karier.mu dan Kartu Prakerja Bantu Asah Kompetensi Diri
Donatur Loyal Rumah Zakat Bisa Dapat Happiness Card, Ini Keuntungannya