Pemkot Bandung akan bangun PPP Center untuk jaring investor luar neger
Ridwan Kamil
Bandung.merdeka.com - Pemerintah Kota Bandung mulai berencana menerapkan skema pembiayaan Public Private Partnership (PPP) untuk membiayai proyek-proyek pembangunan di Kota Bandung terutama untuk infrastruktur.
Selama ini, untuk mendatangkan investor, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mendatangi langsung ke sejumlah negara seperti Amerika, Prancis, Inggris untuk menjemput bola dana PPP.
Untuk menangani para investor secara khusus, Pemkot Bandung akan mulai membentuk PPP Center. PPP Center ini nantinya yang akan bertugas menjaring dan menangani para investor.
"Jadi investor asing tidak perlu langsung datang ke wali kota. Kalau ada yang berminat investasi, bisa datang langsung ke kantor itu," ujar Wali Kota Bandung Ridwan Kamil kepada wartawan belum lama ini.
Pria yang akrab disapa Emil ini mengatakan, hingga saat ini banyak investor dari luar negeri yang ingin membantu Kota Bandung. Sehingga dibutuhkan lembaga yang khusus menangani investor.
Emil mengungkapkan, skema pembiayaan dengan menggunakan sistem PPP menjadi salah satu upaya percepatan pembangunan di Kota Bandung. Kota Bandung, kata Emil, membutuhkan dana setidaknya Rp 20 triliun untuk menghadirkan berbagai infrastruktur seperti LRT, Cable Car, Flyover dan proyek infrastruktur lainnya.
Sebab bila mengandalkan dana APBD Kota Bandung saat ini yang hanya sekitar Rp 6 triliun, dinilai terlalu lama untuk menghadirkan berbagai inovasi pembangunan di Kota Bandung. "Sulit mewujudkan mimpi-mimpi Kota Bandung jika hanya mengandalkan anggaran dari APBD," ujarnya.
Emil menargetkan PPP Center ini segera terbentuk dalam dua bulan. Dengan hadirnya PPP Center ini, pembangunan proyek infrastruktur skala besar dapat segera terwujud dalam waktu dekat. "Targetnya dalam waktu dua bulan segera terbentuk PPP Center ini," ujarnya.
Tag Terkait
LPDP Lakukan Transplantasi Karang dan Pemberdayaan Masyarakat
Novo Nordisk Indonesia Menerapkan Pendekatan Holistik
Kepengurusan IESPA 2021-2026 Baru Siap Dorong Jutaan Gamers Jawa Barat
SimpleDesa dari SVN di KBB Beri Kemudahan Bagi Kepala Desa
Segudang Manfaat Elok Terasa di Desa Wisata Stone Garden
Tahun Ini, Sertifikasi Gratis TKDN dari Kemenprin Telah Lampaui Target
Jelang KTT G20 2022, Sebuah Dialog Digelar Guna Membangun Kolaborasi
384 Pembalap Ramaikan Teras Caf 1st Series di Lembang
Karier.mu dan Kartu Prakerja Bantu Asah Kompetensi Diri
Donatur Loyal Rumah Zakat Bisa Dapat Happiness Card, Ini Keuntungannya