RSKGM Kota Bandung terus perbaiki kualitas pelayanan
Direktur Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut, Rabaah Puspita Paramita
Bandung.merdeka.com - Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut (RSKGM) Kota Bandung terus meningkatkan fasilitas penunjang. Saat ini RSKGM sedang menyempurnakan bangunan 4 lantai yang sudah disertai dengan ruang rawat inap.
"Sekarang pembangunan sudah masuk tahap ketiga," ujar Direktur Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut, Rabaah Puspita Paramita dalam acara Bandung Menjawab di Ruang Media, Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Selasa (24/05).
Rabaah menjelaskan, bahwa RSKGM Kota Bandung telah memiliki 17 dari 23 persyaratan rumah sakit. Beberapa fasilitas yang belum ada antara lain ruang transfusi darah dan ruang pemulasaraan jenazah.
Terkait hal tersebut, Rabaah mengatakan bahwa pihaknya tengah memprioritaskan untuk menyediakan pelayanan utama RSKGM, seperti sarana bedah mulut, konservasi (penambalan), pencabutan gigi, gigi anak, pembersihan karang gigi, dan pembuatan gigi palsu.
"Kalau pemulasaraan jenazah kan kita belum urgent. Tapi tetap harus ada sebagai syarat rumah sakit," terang Rabaah.
Menurut Rabaah, untuk melayani pasien saja RSKGM Kota Bandung masih memerlukan ruangan yang lebih luas. Setiap hari RSKGM Kota Bandung harus melayani setidaknya 300 pasien yang 60 persen di antaranya merupakan pasien BPJS.
Meskipun pendaftaran dibuka sampai pukul 11 siang, setiap hari pasien sudah mengantri sejak subuh untuk mendapatkan nomor antrian. Oleh karena itu, banyak pasien yang terpaksa harus menunggu lama untuk mendapatkan penanganan.
Durasi penanganan pasien pun berbeda-beda berdasarkan jenis keluhan. Rabaah mengaku pihaknya tidak dapat memprediksi lama penanganan setiap pasien. "Bisa lima menit, sepuluh menit, sampai satu jam," katanya.
Namun demikian, Rabaah menyatakan bahwa pihaknya telah sebisa mungkin menangani jumlah pasien tersebut.
Saat ini RSKGM Kota Bandung memiliki 37 dokter gigi dengan 12 dokter spesialis. RSKGM buka dari Senin hingga Sabtu dan memiliki Instalasi Gawat Darurat yang siap sedia selama 24 jam.
Tag Terkait
LPDP Lakukan Transplantasi Karang dan Pemberdayaan Masyarakat
Novo Nordisk Indonesia Menerapkan Pendekatan Holistik
Kepengurusan IESPA 2021-2026 Baru Siap Dorong Jutaan Gamers Jawa Barat
SimpleDesa dari SVN di KBB Beri Kemudahan Bagi Kepala Desa
Segudang Manfaat Elok Terasa di Desa Wisata Stone Garden
Tahun Ini, Sertifikasi Gratis TKDN dari Kemenprin Telah Lampaui Target
Jelang KTT G20 2022, Sebuah Dialog Digelar Guna Membangun Kolaborasi
384 Pembalap Ramaikan Teras Caf 1st Series di Lembang
Karier.mu dan Kartu Prakerja Bantu Asah Kompetensi Diri
Donatur Loyal Rumah Zakat Bisa Dapat Happiness Card, Ini Keuntungannya