Agar ramah bagi investor, Pemprov Jabar minta BI rate diturunkan
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan
Bandung.merdeka.com - Gubernur Ahmad Heryawan berharap kegiatan ekonomi nasional khususnya di Jawa Barat terus meningkat. Termasuk aliran investasi baik dari dalam maupun luar negeri.
Â
Menurutnya, iklim investasi harus didukung oleh rendahnya suku bunga acuan dari Bank Indonesia (BI Rate). Sedangkan suku bunga yang tinggi akan berdampak pada rendahnya gairah investasi. Hal ini akan berdampak pada gairah produksi dan konsumsi di masyarakat.
Â
âKalau kemampuan konsumsi rendah kemudian pada saat yang bersamaan juga investasi rendah dan tidak bergairah, pertumbuhan (ekonomi) juga menjadi rendah,â kata Gubernur, melalui rilis yang diterima Merdeka Bandung, Selasa (1/3).
Â
Suku bunga tinggi akan berpengaruh pada nasionalisme masyarakat terhadap dunia perbankan nasional. Kondisi ini mengkhawatirkan karena berpotensi meningkatkan kepercayaan masyarakat pada bank asing yang beroperasi di Indonesia.
Â
Ia berharap, Bank Indonesia dan pihak terkait mengkaji masih tingginya suku bunga saat ini. Sebab jika dibandingkan dengan negara-negara Asean lainnya BI Rate termasuk yang tertinggi.
Â
Tag Terkait
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak
Manfaat Jam Tangan Pintar Bagi Atlet Panjat Tebing Aries Susanti Rahayu saat Latihan