Mahasiswa demo minta transparansi dana penyelenggaraan PON di Jabar
Ilustrasi demo
Bandung.merdeka.com - Sedikitnya 50-an mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) melakukan demonstrasi di depan Gedung Sate, Kota Bandung. Mereka meminta dana penyelenggaraan PON ke-19 di Jabar bisa transparan dan efisien.
Untuk diketahui, hajat akbar olah raga nasional sendiri digelontorkan Pemprov Jabar sebesar Rp 2,1 triliun yang berasal dari APBD. PON yang bakal dilangsungkan di 15 kabupaten dan kota di Jabar akan mempertandingkan 43 cabang olahraga.
"Untuk penyelanggaraan PON 2016 ini mencapai Rp 2,1 triliun yang cuma berasal dari APBD Jabar. Belum lagi nanti ada kucuran dari APBN, sponsor, dan lainnya. Tentu akan ada nominal besar," kata koordinator aksi PMII Kab Bandung, Grace Martian Hakim disela aksinya, Rabu (24/2).
Artinya jika pengawasan lemah, akan banyak penyelewengan yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab. "Nominal itu besar, kami butuh transparansi. Karena takut ada indikasi penyelewenangan besar juga," ujarnya.
Dia menyebut, dana sosialisasi PON yang menelan biaya sampai Rp 22 miliar pada APBD 2015 belum bisa menyentuh banyak orang. Bahkan tidak sedikit orang tidak tahu, kapan PON di Jabar diselenggarakan. "Sosialisasi PON ini tidak menyeluruh," jelasnya. Adapun untuk 2016 biaya sosialisasi mencapai Rp 60 miliar.
Lainnya, soal sarana dan prasarana PON, juga infrastruktur pelengkap lainnya. Di sana dia mengklaim, mengetahui adanya pemangkasan lahan seperti yang terjadi di lintasan pacuan kuda Pangandaran.
"Pacuan kuda yang seharusnya 1.200 meter, menjadi 1.000 meter. Itukan luar biasa," terangnya. Pihaknya mengaku akan terus mengawal kebijakan soal penyelenggaraan PON tersebut.
Dalam aksinya, mahasiswa yang turun mengusung beberapa poster seperti'PON Jawa Barat. Rakyat Melarat', 'Atlet Sempoyongan Pemerintah Hura-hura' dan sejumlah poster lainnya. Aksi itu mendapatkan pengawalan dari kepolisian.
Tag Terkait
LPDP Lakukan Transplantasi Karang dan Pemberdayaan Masyarakat
Novo Nordisk Indonesia Menerapkan Pendekatan Holistik
Kepengurusan IESPA 2021-2026 Baru Siap Dorong Jutaan Gamers Jawa Barat
SimpleDesa dari SVN di KBB Beri Kemudahan Bagi Kepala Desa
Segudang Manfaat Elok Terasa di Desa Wisata Stone Garden
Tahun Ini, Sertifikasi Gratis TKDN dari Kemenprin Telah Lampaui Target
Jelang KTT G20 2022, Sebuah Dialog Digelar Guna Membangun Kolaborasi
384 Pembalap Ramaikan Teras Caf 1st Series di Lembang
Karier.mu dan Kartu Prakerja Bantu Asah Kompetensi Diri
Donatur Loyal Rumah Zakat Bisa Dapat Happiness Card, Ini Keuntungannya