Pembangunan Jalan Pajajaran-Pasteur tak ganggu makam bersejarah

Oleh Muhammad Hasits pada 18 Februari 2016, 17:09 WIB

Bandung.merdeka.com - Pemerintah Kota Bandung berencana membuat jalan tembus dari Jalan Pajajaran ke Jalan Pasteur melalui kawasan TPU Kristen Pandu. Proyek pembuatan jalan tersebut rencanannya akan mulai dibangun pada Maret mendatang.

Kepala Dinas Pemakaman dan Pertamanan Kota Bandung arief Prasetya mengatakan, rencana pembangunan jalan tembus tidak akan  mengganggu keberadaan makam bersejarah yang berada kawasan  TPU Kristen Pandu. Seperti diketahui di kawasan pemakaman tersebut terdapat beberapa makam bersejarah seperti makam C.P. Wolf Schoemaker yang merupakan arsitek ternama yang dikenal dengan sejumlah rancangannya di Kota Bandung seperti Villa Isola dan Gedung Merdeka.

"Yang kita bongkar kan hanya makam biasa. Jadi enggak mengganggu makam bersejarah yang ada disana," ujar Arief saat dihubungi Kamis (18/2).

Dia mengatakan, dengan dibangunnya jalan tembus tersebut akan banyak keuntungan bagi masyarakat. Salah satunya untuk mengurai kemacetan yang terjadi di kawasan tersebut.

"Justru malah memudahkan masyarakat yang ingin mengakses ke makam bersejarah di TPU Pandu,"ucapnya.

Saat disinggung terkait progres pembangunan jalan yang terkesan mandek, Arief tak menampik hal tersebut. Dia mengaku belum bisa memastikan waktu proses pengerjaan jalan dimulai.

"Jika mengacu pada rencana sebelumnya, proyek jalan pintas tersebut harus sudah dimulai pada Maret mendatang. Saat ini Kita masih menunggu karena ini melibatkan beberapa dinas. Kita hanya memiliki kewenangan dalam teknis sosialisasi dan relokasi saja," katanya.

Seperti diketahui, Pemkot Bandung melalui Dinas Bina Marga dan Pengairan akan membuat jalan alternatif dari Jalan Pandu ke Jalan Pasteur melewati kawasan pemakaman TPU Kristen Pandu. Jalan alternatif ini memiliki panjang jalan 509 meter, lebar 7 meter serta trotoar 5 meter. Dengan adanya jalan alternatif  tersebut diharapkan dapat mengurangi kemacetan yang kerap terjadi di kawasan tersebut. Pemkot Bandung telah mengalokasikan dana Rp 13 miliar untuk pembangunan jalan sepanjang kurang lebih 509 meter tersebut.