Dapat hibah biodigester, Ridwan Kamil bertolak ke Jepang

Oleh Farah Fuadona pada 17 Februari 2016, 10:54 WIB

Bandung.merdeka.com - WaliKota Bandung Ridwan Kamil berangkat ke Jepang pada Selasa (16/2) kemarin. Kepergian Ridwan ke Jepang, yakni menjajaki kerjasama dengan Kota Kawasaki yang akan memberikan hibah biodigester ke Kota Bandung.

"Saya ke Jepang karena ada hibah biodigester dari kota Kawasaki. Biodigester ini sudah pilihan, kita jatuh hati untuk pengelolaan sampah di Kota Bandung," ujar Ridwan kepada Merdeka Bandung, saat ditemui di rumah dinas wali kota, Jalan Dalem Kaum, Selasa (16/2).

Pria yang akrab disapa Emil ini menuturkan, keberadaan biodigester sangat dibutuhkan untuk pengelolaan sampah di Kota Bandung. Biodigester ini nantinya diperuntukkan untuk pengelolaan sampah mulai dari skala kewilayahan hingga skala kota.

"Baik untuk level RT, pasar kecamatan, sampai level kota," kata dia.

Emil mengaku dirinya belum bisa memastikan terkait jumlah biodigester yang akan dihibahkan kota Kawasaki ke kota Bandung. Namun biodigester itu lanjut dia nantinya akan ditempatkan di sejumlah lokasi, khususnya untuk kewilayahan.

"Saya mau ngitung dulu skalanya. Cuma skalanya untuk skala kewilayahan 100-200 ton. Bahwa nanti kalau hibahnya hanya satu nanti kita cari satu lokasinya. Kalau hibah dari kawasakinya banyak ya kita cari lokasi baru," ucap Emil.

Menurut Emil, dengan pola pengelolaan sampah yang dilakukan di kewilayahan, sampah akan habis di satu tempat. Dengan cara ini dinilai lebih efektif lantaran mengurangi pergerakan truk sampah yang mengangkut sampah dari wilayah ke wilayah lain untuk kemudian dibuang di TPA.

"Sehingga pergerakan truk yang jauh, mahal bisa berkurang. Plus ya bisa jadi gas listrik dan gak ada pembakaran," kata Emil.