Jelang PON, Kabareskrim Mabes Polri tinjau stadion GBLA
Mabes Polri tinjau Stadion GBLA
Bandung.merdeka.com - Kabareskrim Mabes Polri Komisaris Jenderal Polisi Anang Iskandar meninjau Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) di Kelurahan Cimencrang, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, Rabu (10/02). Polri akan melakukan Mutual Check (MC-0) bangunan stadion dengan melibatkan tim ahli dari Bareskrim yang terdiri dari 12 orang.
"Karena Kasus GBLA ini masuk dalam tingkat penyidikan, mulai hari ini sebagai tanda penyerahan kembali gedung GBLA kepada wali kota, maka dilakukan MC-0 (pengecekan) dan itu nanti direkam. Saya membawa tim ahli merekam kondisi gedung ini. Anggotanya terdiri dari 12 orang terdiri dari berbagai disiplin ilmu," ujar Anang kepada wartawan usai meninjau stadion.
Anang menuturkan, pengecekan akan dilakukan terhadap sejumlah bagian bangunan yang diketahui mengalami kerusakan. Beberapa bagian bangunan diketahui mengalami retak-retak dan ambles.
Menurut Anang, pengecekan akan dilakukan selama satu hingga dua pekan ke depan. Setelah diketahui hasil pengecekan seperti apa nantinya akan diserahkan kepada Pemkot Bandung untuk segera dilakukan perbaikan
"Ini kurang lebih seminggu atau dua minggu akan selesai dilakukan pemeriksaan. Habis itu nanti akan resmi diserahkan kepada wali kota untuk dilakukan perbaikan-perbaikan," katanya.
Anang mengungkapkan, untuk proses penyidikan terhadap kasus hukum dugaan korupsi pembangunan Stadion GBLA akan tetap berjalan.
"Tetap berjalan, kasusnya juga sedang berjalan. Kenapa ini diserahkan, karena memang penegakan hukum disamping untuk memenuhi rasa keadilan dan kepastian hukum tapi juga bisa mendukung pemerintah, baik pusat maupun pemerintah daerah. Dalam rangka mendukung pemerintah di daerah itu, kita serahkan kembali gedung ini untuk bisa dimanfaatkan oleh masyarakat khususnya masyarakat Bandung," ujarnya.
Menurut Anang, untuk pengecekan bangunan sendiri nantinya akan dilihat seperti apa bentuk kerusakan teknis bangunan yang terjadi.
"Pengecekan secara teknis baik itu bentuk bangunan, kondisi kayak apa, karena yang saya bawa ini tim ahli dari berbagai disiplin ilmu. Ini kepentingan untuk pengadilan nanti. Karena begitu sidang, otomatis gedung ini sudah bagus. Pengadilan maka hasil MC-0 ini disampaikan," ujarnya.
Terkait kemungkinan penggunaan Stadion GBLA untuk kegiatan PON yang akan digelar tahun ini, Anang memastikan hal itu baru akan diketahui dari hasil penelitian yang dilakukan tim ahli. "Dengan MC-0 ketahuan, kan nanti ngomongnya setelah hasil penelitian," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, turut hadir pula Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Kapolda Jabar Irjen Pol Moechgiyarto, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan Ketua Tim Ahli Teknis Gabungan Bareskrim Mabes Polri Priyo Susilo.
Tag Terkait
LPDP Lakukan Transplantasi Karang dan Pemberdayaan Masyarakat
Novo Nordisk Indonesia Menerapkan Pendekatan Holistik
Kepengurusan IESPA 2021-2026 Baru Siap Dorong Jutaan Gamers Jawa Barat
SimpleDesa dari SVN di KBB Beri Kemudahan Bagi Kepala Desa
Segudang Manfaat Elok Terasa di Desa Wisata Stone Garden
Tahun Ini, Sertifikasi Gratis TKDN dari Kemenprin Telah Lampaui Target
Jelang KTT G20 2022, Sebuah Dialog Digelar Guna Membangun Kolaborasi
384 Pembalap Ramaikan Teras Caf 1st Series di Lembang
Karier.mu dan Kartu Prakerja Bantu Asah Kompetensi Diri
Donatur Loyal Rumah Zakat Bisa Dapat Happiness Card, Ini Keuntungannya