Suzuki donasikan kendaraan dan mesin untuk 15 SMKN di Jabar
Suzuki bagi motor dan mesin
Bandung.merdeka.com - Sebagai bentuk kepedulian PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) dan PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) terhadap Indonesia di tahun 2016 ini Suzuki semakin fokus dalam mengembangkan program corporate social responsibility (CSR). Dan pada awal tahun ini Suzuki akan menjalankan program Suzuki Peduli Pendidikan.
Deputi 4W Managing Director PT SIS Davy J.Tuilan mengatakan salah satu kegiatan yang berada di program Suzuki Peduli Pendidikan yaitu donasi unit dan mesin ke sekolah-sekolah yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Program ini dilakukan dengan tujuan agar material donasi tersebut dapat digunkan oleh siswa untuk observasi serta mengembangkan keterampilannya di bidang otomotif.
Selama periode Januari hinggaa September 2016, secara bertahap Suzuki memberikan 203 material donasi yang terdiri dari unit, mesin dan buku training baik mobil motor dan OBM.
"Untuk tahap pertama, suzuki memberikan 59 materi donasi terdiri dari unit dan mesin mobil, motor dan OBM ini akan diterima oleh 15 sekolah yang tersebar di wilayah Jabar dan Jabodetabek," ujar Davy kepada Merdeka Bandung di sela sela acara yang digelar di SMKN 8 Bandung, Jalan Kliningan, Kamis (28/1).
Davy mengungkapkan, SMKN 8 Bandung dipilih, karena berdasarkan catatan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan masuk sebagai salah satu SMKN rujukan di Indonesia.
"Karena memang dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sudah menetapkan SMKN 8 Bandung sebagai SMKN rujukan di Indonesia. Dan kami melihat di sini semuanya semangat, sehingga kami pun dalam mendonasikan properti milik Suzuki jadi termotivasi lagi," katanya.
Adapun untuk donasi yang diberikan bermacam-macam. Mulai dari mobil, motor, dan engine. "Kami sumbangkan kurang lebih 20 mobil, 27 motor dan 60 mesin. Untuk mesin bervariasi, ada mesin mobil, motor dan outboard (kapal tempel)," ucap Davy.
Dia berharap donasi yang diberikan kepada sekolah - sekolah dapat membantu pemerintah dalam menciptakan tenaga siap pakai di masyatakat.
"Ya kami harapkan donasi kami bermanfaat dan tentu saja kami akan lebih gencar lagi memberikan donasi. Kami melihat tuntutan MEA, dimana yang namanya kompetensi skill dari masyarakat di Indoensia. Generasi muda harus lebih ditingkantkan supaya tidak kalah dalam persaingan," ujarnya.
Tag Terkait
LPDP Lakukan Transplantasi Karang dan Pemberdayaan Masyarakat
Novo Nordisk Indonesia Menerapkan Pendekatan Holistik
Kepengurusan IESPA 2021-2026 Baru Siap Dorong Jutaan Gamers Jawa Barat
SimpleDesa dari SVN di KBB Beri Kemudahan Bagi Kepala Desa
Segudang Manfaat Elok Terasa di Desa Wisata Stone Garden
Tahun Ini, Sertifikasi Gratis TKDN dari Kemenprin Telah Lampaui Target
Jelang KTT G20 2022, Sebuah Dialog Digelar Guna Membangun Kolaborasi
384 Pembalap Ramaikan Teras Caf 1st Series di Lembang
Karier.mu dan Kartu Prakerja Bantu Asah Kompetensi Diri
Donatur Loyal Rumah Zakat Bisa Dapat Happiness Card, Ini Keuntungannya