Gubernur Jabar minta KPPU selidiki kenaikan harga ayam dan daging sapi
Ayam
Bandung.merdeka.com - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atau Aher menyerahkan sepenuhnya kepada Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) untuk meneliti penyebab tingginya harga ayam dan daging sapi.
KPPU diharapkan bisa melihat dampak dari kebijakan yang telah diambil oleh pemerintah terkait tingginya harga daging ayam dan sapi. Menurutnya, kebijakan untuk menstabilkan harga tetap diperlukan namun disertai dengan pengawasan.
"Saya kira kebijakan untuk menstabilkan boleh-boleh saja, hanya ya harus dikontrol juga. Jangan sampai penstabilannya terlewat sehingga harusnya stabil di angka Rp 35 ribu atau diangka Rp 34 ribu, ternyata menimbulkan gejolak," kata Aher melalui rilis yang diterima Merdeka Bandung, Minggu (24/01).
Aher dan KPPU melakukan pengecekan harga daging ayam dan daging sapi ke Pasar Cihaurgeulis, Bandung. Harga daging ayam ada di kisaran Rp 36 ribuâ39 ribu per kilogram.
Sementara harga daging sapi sudah berada di kisaran Rp 100 ribu hingga 110 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp 120 ribu-130 ribu per kilogram. Aher juga berharap, harga dua komoditas tersebut turun dan stabil.
Ketua KPPU Syarkawi Rauf, mengatakan segera meneliti sejauh mana efektivitas kebijakan yang telah dibuat oleh Kementerian Pertanian terhadap stabilitas harga, serta meneliti persaingan dalam industri daging nasional.
Hal yang diteliti meliputi kebijakan yang dibuat oleh Kementerian Pertanian terkait dengan pemusnahan induk ayam (parent stock). Menurut dia, sejak September 2015 ada kesepakatan di antara pemilik induk ayam untuk memusnahkan sekitar 6 juta ekor.
Syarkawi menyebutkan, pemusnahan induk ayam bisa berdampak pada kelangkaan anak ayam (DOC) untuk dibesarkan peternak. Selain itu, pihaknya juga menyelidiki kemungkinan persaigan tidak sehat
"Misalkan ada tindakan yang mengarah ke kartel dalam bentuk persekongkolan antar para pelaku usaha di level pedagang besar atau peternakan besar, atau di level katakanlah mulai dari dua perusahaan besar yang menguasai industri ayam di tanah air. Kita akan sampai ke situ proses penelitiannya atau bahkan proses penyelidikannya," ujarnya.
Tag Terkait
LPDP Lakukan Transplantasi Karang dan Pemberdayaan Masyarakat
Novo Nordisk Indonesia Menerapkan Pendekatan Holistik
Kepengurusan IESPA 2021-2026 Baru Siap Dorong Jutaan Gamers Jawa Barat
SimpleDesa dari SVN di KBB Beri Kemudahan Bagi Kepala Desa
Segudang Manfaat Elok Terasa di Desa Wisata Stone Garden
Tahun Ini, Sertifikasi Gratis TKDN dari Kemenprin Telah Lampaui Target
Jelang KTT G20 2022, Sebuah Dialog Digelar Guna Membangun Kolaborasi
384 Pembalap Ramaikan Teras Caf 1st Series di Lembang
Karier.mu dan Kartu Prakerja Bantu Asah Kompetensi Diri
Donatur Loyal Rumah Zakat Bisa Dapat Happiness Card, Ini Keuntungannya