Wapres minta lembaga negara tingkatkan pembelian senjata ke Pindad

Oleh Farah Fuadona pada 20 Januari 2016, 17:41 WIB

Bandung.merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mendorong PT Pindad untuk meningkatkan penjualan senjata (alutsista). Ia juga meminta institusi negara agar memberikan order penjualan lebih tinggi lagi kepada industri alutsista nasional tersebut.

"Saya minta agar TNI, Polri, Kementerian Pertahanan dan lembaga lainnya di Indonesia dapat memberikan order penjualan yang lebih tinggi kepada Pindad di 2016 dan ke depannya," kata Wapres Jusuf Kalla, di sela kunjungannya ke PT Pindad, Bandung, Rabu (20/1).

Khusus kepada TNI AD, Jusuf Kalla meminta agar segera memesan panser Badak sebagaimana arahan Presiden RI Joko Widodo. "Sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo, saya harap TNI AD bisa segera memesan panser Badak kepada Pindad untuk memperkuat alutsista," ujar Jusuf Kalla yang tiba di Pindad sekitar pukul 14.00 WIB.

Â


Panser Badak merupakan salah satu produk baru yang diproduksi PT Pindad. Panser ini sudah selesai melewati sertifikasi yang dilakukan tahun lalu. Ia menambahkan, PT Pindad memiliki kemampuan dan kegigihan dalam merancang dan membuat kendaraan tempur, persenjataan dan amunisi.

Dalam kunjungan tersebut, Wapres didampingi Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, dan disambut Direktur Utama Pindad, Simly Karim.

Ia meninjau Departemen Produksi II Kendaraan Khusus PT Pindad, yaitu tempat pembuatan panser PT Pindad. Wapres juga sempat menaiki panser dan meneliti bagian-bagian panser. Setelah kunjungan tersebut, sekitar pukul 15.00 WIB rombongan Wapres meninggalkan PT Pindad.

Tag Terkait