Begini cara Pemkot Bandung imbau warganya tak buang sampah ke sungai
Papan imbauan
Bandung.merdeka.com - Perilaku membuang sampah ke sungai masih menjadi kebiasaan buruk bagi sebagian warga Bandung. Sampah yang menumpuk menyumbat aliran sungai yang kemudian mengakibatkan banjir. Tak heran jika Kota Bandung selalu dilanda banjir 'cileuncang' setiap hujan deras terjadi.
Untuk mengingatkan masyakat, agar tidak membuang sampah ke sungai, Pemkot Bandung melalui Dinas Bina Marga dan Pengairan punya cara kreatif yakni dengan memasang papan imbauan. Bukan sekedar papan imbauan biasa, tetapi juga didesain secara unik dengan kalimat-kalinat persuasi yang ditulis dalam bahasa sunda.
Seperti yang terlihat di Taman Lansia. Sebuah papan (standing sign) sengaja di pasang di taman yang berada di kawasan Jalan Cilaki ini yang bertuliskan "Sungai Kotor Ripuh Lain Bodor (sungai kotor menjadi repot bukan lucu). Jangan Buang Air Kecil di Sungai"
Tak hanya itu, sebuah papan berukuran sekitar sekitar 1,5 x 2 meter sengaja dipasang di dinding sungai yang melintas di tengah-tengah taman lansia yang bertuliskan "Nyaah Yuk. Tong Nyampah (Sayang yuk. Jangan nyampah)".
Sekretaris Dinas Bina Marga dan Pengairan Kota Bandung Didi Ruswandi mengatakan papan-papan imbauan tersebut sengaja dipasang untuk mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai. Menurut dia, sampah yang dibuang ke sungai menjadi salah satu penyebab utama banjir yang terjadi di Kota Bandung.
Saat ini, pihaknya sudah memasang papan imbauan di empat lokasi yakni Sungai Cikapayang di Jalan Merdeka, Babakan Siliwangi , Cikapundung Riversport dan Taman Lansia.
"Untuk standing signed di baksil ada empat, Riverspot ada satu, Cikapayang ada dua dan taman lansia ada dua. Intinya kita ingin mengimbau masyarakat bahwa sungai akan bersih jika masyarakat tidak buang sanpah ke sungai," kata Didi.
Ke depan, papan imbauan serupa akan dipasang di sejumlah titik di Kota Bandung. Dalam waktu dekat akan dipasang di Cidurian
"Memang masih ada yang belum dipasang. Ada empat nanti akan dipasang di Cidurian. Semoga dengan cara ini timbul kesadaran dari masyarakat untuk tidak lagi membuang sampah ke sungai," pungkasnya.
Tag Terkait
LPDP Lakukan Transplantasi Karang dan Pemberdayaan Masyarakat
Novo Nordisk Indonesia Menerapkan Pendekatan Holistik
Kepengurusan IESPA 2021-2026 Baru Siap Dorong Jutaan Gamers Jawa Barat
SimpleDesa dari SVN di KBB Beri Kemudahan Bagi Kepala Desa
Segudang Manfaat Elok Terasa di Desa Wisata Stone Garden
Tahun Ini, Sertifikasi Gratis TKDN dari Kemenprin Telah Lampaui Target
Jelang KTT G20 2022, Sebuah Dialog Digelar Guna Membangun Kolaborasi
384 Pembalap Ramaikan Teras Caf 1st Series di Lembang
Karier.mu dan Kartu Prakerja Bantu Asah Kompetensi Diri
Donatur Loyal Rumah Zakat Bisa Dapat Happiness Card, Ini Keuntungannya