Tahun ini jumlah Bandros di Bandung akan ditambah
Bus Bandros
Bandung.merdeka.com - Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) berencana akan menambah jumlah bus Bandros (Bandung Tours on Bus) pada tahun 2016 ini. Bus yang didesain khusus untuk kendaraan wisata di Kota Bandung saat ini jumlahnya masih sedikit.
"Jumlah bus Bandros akan ditambah menjadi sekitar 20 sampai 25 unit bus Bandros tahun ini. Untuk Kota Bandung idealnya segitu," ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Herlan JS kepada Merdeka Bandung saat ditemui di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana,Senin (11/1).
Dia menuturkan, saat ini Bandung baru memiliki 8 unit bus Bandros yang berasal dari program Coorporat Social Responsbility (CSR). Jumlah tersebut kata Herlan dinilai masih belum mencukupi untuk menampung tingginya antusiasme warga serta wisatawan yang ingin berkeliling Kota Bandung dengan menggunakan bus Bandros.
Herlan mengungkapkan, saat ini sudah ada sejumlah perusahaan yang akan menyumbangkan bus Bandros melalui program CSR nya. Saat ini pihaknya sedang mengumpulkan perusahaan mana saja yang berminat.
Menurut Herlan, jika CSR dari perusahaan belum mencukupi untuk memenuhi kebutuhan bus Bandros di Kota Bandung, sebagian dananya akan menggunakan dana APBD Kota Bandung.
"Nanti kita upayakan menambah kekurangannya lewat APBD. Tapi itu jalan terakhir dari Pemkot jika tidak mencukupi," ungkap Herlan.
Herlan mengatakan, jika perusahaan yang ingin memberikan bus Bandros melalui program CSR ada sejumlah persyaratan. Salah satunya yakni harus memenuhi spesifikasi kendaraan yang diminta, terutama soal ukuran kendaraan. Tujuannya disesuaikan dengan kondisi jalan di Kota Bandung
"Ukuran bus harus lebih rendah dari yang sudah ada sekarang. Karena masih banyak kabel melintang, jadi ukurannya harus agak lebih rendah," katanya.
Selain itu lanjut Herlan, perusaham pemberi CSR ini nanti juga yang akan memenuhi biaya operasional bus Bandros. Diharapkan masyarakat dapat menikmati bus Bandros secara cuma-cuma alias gratis.
"Jadi pemberi CSR tidak hanya menyediakan unit bus, tetapi juga untuk operasional setiap hari. Mudah-mudahan dengan operasional dibantu dari CSR, masyarakat tidak perlu bayar naik Bandros," katanya.
Untuk diketahui saat ini, jumlah bus Bandros di Kota Bandung berjumlah delapan unit. Delapan unit bus Bandros ini dikelola oleh pihak ketiga yang menjalankan operasional bus Bandros.
Namun Bus Bandros yang dapat beroperasi hanya satu unit yakni bus bandros berwarna merah. Sementara sisanya tidak dapat beroperasi, karena masih terkendala izin operasional dan spesifikasi.
"Sembari nunggu jumlah bus Bandros bertambah, sekarang untuk semua izin sedang diperbaiki terutama spesifikasi. Ditargetkan delapan unit ini dapat beroperasi semuanya pada Februari mendatang," pungkasnya.
Tag Terkait
LPDP Lakukan Transplantasi Karang dan Pemberdayaan Masyarakat
Novo Nordisk Indonesia Menerapkan Pendekatan Holistik
Kepengurusan IESPA 2021-2026 Baru Siap Dorong Jutaan Gamers Jawa Barat
SimpleDesa dari SVN di KBB Beri Kemudahan Bagi Kepala Desa
Segudang Manfaat Elok Terasa di Desa Wisata Stone Garden
Tahun Ini, Sertifikasi Gratis TKDN dari Kemenprin Telah Lampaui Target
Jelang KTT G20 2022, Sebuah Dialog Digelar Guna Membangun Kolaborasi
384 Pembalap Ramaikan Teras Caf 1st Series di Lembang
Karier.mu dan Kartu Prakerja Bantu Asah Kompetensi Diri
Donatur Loyal Rumah Zakat Bisa Dapat Happiness Card, Ini Keuntungannya