Pasca teror bom Tahun Baru, Ridwan Kamil perketat pengawasan
Ridwan Kamil
Bandung.merdeka.com - Teror bom yang terjadi pada pergantian malam tahun baru di kawasan Alun-alun. Tepatnya di depan rumah dinas wali kota Bandung(Pendopo), di Jalan Dalem Kaum pada Jumat (1/1) dinihari lalu. Aspek keamanan menjadi hal yang disoroti sebab, lokasi teror bom berada persis di depan Pendopo.
"Kalau ada ancaman keamanan ya khawatir kan kita preventif dulu," ujar Wali Kota Bandung Ridwan Kamil kepada Merdeka Bandung, Selasa (5/1).
Dia mengatakan pihaknya akan meningkatkan kewaspadaan yakni dengan memperketat pengawasan keamanan di Pendopo.
"Kalau kita lihat, pendopo itu kan lagi dibangun gerbang, nanti ada yang jaga (petugas). Kalau siang jadi objek turis, tapi dia juga jaga keamanan juga. Jadi dia satpam yang diseragamin keren," katanya.
Selain itu, pihaknya berencana menambah CCTV. Nantinya CCTV ini akan disebar di sejumlah titik.
"Nambah CCTV tiap tahun. Makanya kita kan mau PPP (Public Private Partnership) karena duit terbatas. Jadi kalau biasanya tambah CCTV itu 100Â (unit) nanti mah 1000 nanti bayar jangka panjang," ungkapnya.
Tag Terkait
Lawan Covid-19, Beko Indonesia Sumbang 3 Ventilator Untuk Jabar
Pemprov Jabar MoU Dengan BNI Syariah Terkait Pengembangan Ekonomi Umat Jabar
Ridwan Kamil usulkan 3 Oktober jadi hari Anti hoaks nasional
Gubernur Jabar minta Tel-U turut kembangkan desa digital
Ridwan Kamil bantu pembangunan dua flyover senilai Rp 40 miliar di Bandung
Ridwan Kamil resmi serahkan tongkat kepemimpinan Kota Bandung kepada Oded
Silaturahmi ke kepala daerah, Emil akan keliling Jabar setiap 3 bulan sekali
Gubernur Jabar tunjuk Pj Sekda jadi pelaksana harian wali Kota Bandung
Hari terakhir jadi wali kota, Ridwan Kamil groundbreaking pembangunan Gedung GGM
Ridwan Kamil gelar perpisahan dengan ASN Pemkot Bandung